Pasuruan, KPonline – Pimpinan Cabang Aneka Industri (PC AMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Pasuruan menegaskan pentingnya pendidikan kepemimpinan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan kader menghadapi berbagai tantangan organisasi.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Ketua PC AMK FSPMI Kabupaten Pasuruan yang diwakili oleh Teddy Iswantoro dalam pembukaan Leadership Training PC AMK FSPMI Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/10/2026).
Dalam sambutannya, Teddy menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas seseorang agar mampu berkembang dan menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Pendidikan merupakan suatu hal yang penting agar kita dapat berkembang untuk menghadapi tantangan,” ujar Teddy.
Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya dibutuhkan oleh seseorang yang menduduki posisi tertentu dalam organisasi. Kemampuan memimpin merupakan kebutuhan yang luas dan dapat diterapkan dalam berbagai organisasi maupun lingkungan kehidupan.
“Kepemimpinan ini merupakan kebutuhan yang sangat luas bagi siapapun organisasinya,” lanjutnya.
Teddy juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti proses Leadership Training dengan suasana yang terbuka dan tidak monoton. Menurutnya, pendidikan kepemimpinan tidak harus selalu berlangsung secara kaku, tetapi dapat dikemas dengan suasana yang menyenangkan sehingga peserta lebih mudah menerima materi.
“Jangan sampai terjebak dengan konsep pendidikan yang monoton, tetapi anggap saja hari ini bersenang-senang,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi para peserta untuk belajar, membangun komunikasi, memperluas wawasan, sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan yang nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan berorganisasi.
Mengakhiri sambutannya, Teddy secara resmi membuka kegiatan Leadership Training PC AMK FSPMI Kabupaten Pasuruan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, acara Leadership Training PC AMK FSPMI Kabupaten Pasuruan resmi dibuka,” pungkasnya.Kalau ingin, saya juga bisa membuat versi yang lebih tajam ala headline KPonline, dengan fokus pada isu regenerasi dan pencetakan pemimpin baru FSPMI.



