Partai Buruh Sumut Akan Aksi Kawal Sidang Judicial Review Cipta Kerja, Ini Tuntutannya

Partai Buruh Sumut Akan Aksi Kawal Sidang Judicial Review Cipta Kerja, Ini Tuntutannya
Oplus_131072

Medan, KPonline – Partai Buruh Provinsi Sumatera Utara akan menggelar Aksi Unjuk Rasa untuk mengawal sidang judicial review UU Cipta Kerja pada tanggal 8 Juli 2024 di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Diberitahukan bahwa, sidang judicial review yang akan digelar di Mahkamah Konstitusi Jakarta memasuki agenda keterangan saksi dan keterangan pemohon.

Pada kesempatan ini, Partai Buruh dan elemen pendiri Partai Buruh seperti Serikat Buruh, Serikat Petani, Nelayan, dan Gerakan Rakyat lainnya akan menggelar aksi mengawal persidangan ini secara nasional.

Di Sumatera Utara sendiri, aksi pengawalan judicial review dipusatkan di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Ditemui saat rapat persiapan aksi pada Sabtu, 6 Juli 2024 di kantornya, Willy Agus Utomo, SH, selaku Ketua Partai Buruh Sumut, akan menggerakkan sekitar 500 massa aksi yang berasal dari Partai Buruh di 3 kabupaten/kota (Medan, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai).

“Benar, kita akan aksi ke kantor DPRD Sumut dalam agenda pengawalan judicial review UU Cipta Kerja yang berlangsung pada tanggal 8 Juli di MK dengan agenda keterangan ahli dan keterangan saksi pemohon,” ucapnya.

Selain pengawalan sidang, Partai Buruh Sumut yang rencananya menetapkan titik kumpul aksi di Kantor Pos Lapangan Merdeka Kota Medan ini juga akan membawa beberapa tuntutan seperti tolak upah murah, stop outsourcing, dan tuntutan daerah lainnya seperti penyelesaian kasus-kasus perburuhan yang mandek di Sumatera Utara.

“Selain aksi pengawalan, aksi ini juga berisi beberapa tuntutan nasional dan daerah seperti cabut UU Omnibus Law, tolak upah murah, stop outsourcing, dan selesaikan kasus-kasus perburuhan yang mandek di Sumatera Utara,” tambahnya.

Aksi yang direncanakan dimulai pada pukul 8:00 pagi ini akan dipimpin langsung oleh Tony Rickson Silalahi, SH, yang merupakan Ketua Partai Buruh Kota Medan. Menurut Tony sendiri, aksi ini meminta DPRD Sumut untuk duduk bersama dan mendengarkan aspirasi buruh agar disampaikan ke pemerintah pusat untuk dijalankan sebagaimana kemauan buruh.

“Dari titik kumpul, kita akan mendatangi Kantor DPRD Sumut, meminta berdelegasi dengan tujuan agar DPRD Sumut menyampaikan aspirasi buruh ke pemerintah pusat untuk diproses dan dijalankan sesuai dengan permintaan buruh,” urai Tony saat ditemui seusai rapat persiapan aksi di Kantor Partai Buruh Sumatera Utara. (MP)