Luqmanul Hakim: Garda Metal Bukan Tentang Siapa yang Datang Lebih Dulu, tetapi Siapa yang Bertahan

Luqmanul Hakim: Garda Metal Bukan Tentang Siapa yang Datang Lebih Dulu, tetapi Siapa yang Bertahan

Semarang, KPonline — Dalam perjalanan sebuah organisasi, tidak semua orang yang pernah berdiri dalam satu barisan akan terus berada di tempat yang sama. Ada yang datang, berjuang, kemudian memilih pergi. Namun, ada pula yang tetap bertahan meski berbagai tantangan datang silih berganti.

Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting yang disampaikan Luqmanul Hakim dalam Konsolidasi Akbar Garda Metal FSPMI Jawa Tengah yang digelar di Aula Koperasi Buruh Jawa Tengah Sejahtera, Minggu (9/8/2026).

Luqmanul Hakim hadir mewakili Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Semarang Raya, Sumartono yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya, Luqman mengingatkan kembali pentingnya konsolidasi sebagai sarana untuk memperkuat komitmen dan menjaga semangat perjuangan. Menurutnya, konsolidasi bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai yang harus dipegang oleh setiap Garda Metal.

Salah satunya adalah mengenai arti sebuah komitmen dalam perjalanan organisasi. Ia mengajak peserta untuk mengingat kembali masa-masa ketika mereka pertama kali berdiri bersama dalam barisan perjuangan. Saat itu, banyak kawan yang bersama-sama meneriakkan tuntutan dan memperjuangkan kepentingan kaum buruh.

Namun seiring berjalannya waktu, tidak semuanya masih berada dalam barisan yang sama. Karena itu, menurut Luqmanul, keberadaan mereka yang masih bertahan hari ini patut disyukuri sekaligus menjadi tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan.

“Garda Metal bukan tentang siapa yang datang lebih dulu, tetapi siapa yang datang dan tidak pernah meninggalkan, dan datang lagi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa loyalitas dalam organisasi tidak semata-mata diukur dari lamanya seseorang bergabung. Yang lebih penting adalah konsistensi untuk tetap berdiri dan berjuang ketika organisasi menghadapi berbagai persoalan.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW FSPMI Jawa Tengah ini juga mengapresiasi para anggota yang rela menempuh perjalanan jauh untuk hadir dalam konsolidasi, mulai dari Pati hingga Tegal. Menurutnya, kehadiran mereka menunjukkan bahwa semangat perjuangan dan komitmen masih tetap terjaga.

Ia berharap semangat tersebut terus diwariskan kepada generasi Garda Metal berikutnya, mulai dari Latsar satu, dua, tiga, empat hingga generasi selanjutnya.

“Yang perlu kawan-kawan pahami adalah kita masih berada dalam garis yang konsisten dan komitmen,” pesannya. (sup)