Bekasi, KPonline – Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif, Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAMK FSPMI) PT Seiwa Indonesia menggelar DIKLAN Leadership & Teamwork 2026 selama dua hari, Sabtu–Minggu, 8–9 Agustus 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Villa Ratu, Bogor, tersebut diikuti oleh 37 peserta pleno PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia. Pendidikan ini menjadi bagian dari program Bidang Pendidikan PUK dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan bekerja dalam tim, serta kesiapan pekerja dalam menjalankan tugas organisasi.
Mengusung semangat “Leadership & Teamwork”, kegiatan tidak hanya diarahkan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses mencetak trainer baru khusus PT Seiwa Indonesia yang nantinya tergabung dalam Tim Pelatihan Seiwa dan diharapkan mampu membantu mengembangkan kapasitas para peserta pleno.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Marsiman, S.Kom, yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara kegiatan yang dipandu oleh master of ceremony, Eko Edi Sampurno.
Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan sambutan dari Ketua Panitia DIKLAN, Heri Hermawan, dan Ketua PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia Asep Pirman.
Kegiatan kemudian memasuki sesi pendidikan dengan menghadirkan Marsiman, S.Kom dan Oman Faturohman sebagai pemateri.
Dalam pendidikan kelas, peserta mendapatkan sejumlah materi yang berkaitan langsung dengan kepemimpinan dan kemampuan bekerja dalam organisasi maupun tim.
Lima materi utama yang diberikan meliputi Leadership, Delegasi, Problem Solving, Komunikasi dan Teamwork.
Materi tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep kepemimpinan secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam aktivitas organisasi.
Kemampuan melakukan delegasi, menyelesaikan persoalan, membangun komunikasi serta bekerja dalam tim dinilai menjadi kemampuan penting bagi aktifis organisasi dalam menghadapi berbagai dinamika di lingkungan kerja maupun organisasi.
Selain materi kelas, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas team building dan outbound.
Berbagai permainan kelompok diberikan untuk membangun komunikasi, kekompakan, kepercayaan, kepemimpinan, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi tertentu.
Melalui aktivitas tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh komunikasi, koordinasi, kepercayaan dan kemampuan bekerja bersama.
Semangat kebersamaan semakin terasa ketika peserta mengikuti rangkaian kegiatan outbound yang terdiri dari beberapa permainan dan tantangan kelompok.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam DIKLAN kali ini adalah adanya proses kaderisasi untuk membentuk Tim Pelatihan Seiwa.
Tim tersebut dipersiapkan untuk menjadi trainer internal khusus PT Seiwa Indonesia yang nantinya dapat membantu PUK dalam melaksanakan berbagai program pendidikan dan pengembangan kapasitas bagi peserta pleno maupun para penggerak organisasi.
Dengan adanya trainer internal, diharapkan kegiatan pendidikan di lingkungan PUK dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada satu atau dua orang.
Pendidikan menjadi salah satu investasi penting organisasi karena pekerja yang memiliki pengetahuan dan kemampuan akan lebih siap menghadapi persoalan serta menjalankan tanggung jawab organisasi.
Pada sesi akhir kegiatan, Fauzi Nurachmanto menyampaikan closing statement kepada seluruh peserta.
Peserta diajak untuk tidak berhenti pada kegiatan pendidikan saja. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama dua hari diharapkan dapat dibawa kembali ke lingkungan kerja dan organisasi untuk kemudian dipraktikkan.
Sementara itu, acara secara resmi ditutup oleh Oman Faturohman selaku Ketua Bidang Pendidikan Pimpinan Cabang SPAMK FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi.
Penutupan menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa pendidikan pekerja merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi.
“Pendidikan bukan sekadar mendapatkan ilmu, tetapi bagaimana ilmu tersebut mampu diterapkan dan memberikan manfaat bagi organisasi dan orang-orang di sekitar kita,” ungkap Oman Faturohman.
Dengan berakhirnya DIKLAN Leadership & Teamwork 2026, PUK SPAMK FSPMI PT Seiwa Indonesia berharap seluruh peserta dapat membawa semangat baru, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, memperkuat komunikasi serta membangun teamwork yang lebih solid.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal lahirnya trainer-trainer baru PT Seiwa Indonesia yang mampu meneruskan budaya belajar dan pendidikan di lingkungan organisasi. (HH/Seiwa)