Jakarta, KPonline-Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Suparno, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-12 kepada Jamkeswatch (Jaminan Kesehatan Watch). Dalam momentum tersebut, Suparno menekankan bahwa Jamkeswatch harus terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam advokasi jaminan sosial bagi kaum buruh dan masyarakat miskin di Indonesia.
Menurut Suparno, Jamkeswatch merupakan salah satu pilar krusial bagi FSPMI maupun Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Di usianya yang telah menginjak 12 tahun, kehadiran para relawan dinilai sangat vital di tengah masih banyaknya persoalan pelayanan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan di lapangan.
”Fakta yang ada, masih banyak kendala yang dialami masyarakat dan kaum buruh, baik dalam hal pengurusan klaim maupun pelayanan saat masuk ke rumah sakit,” ujar Suparno dalam keterangannya, Rabu (23/9).
Suparno menyoroti bahwa kendala teknis dan birokrasi administratif semestinya tidak lagi menjadi penghalang bagi pasien di rumah sakit maupun peserta di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Namun pada kenyataannya, persoalan teknis tersebut kerap kali dipersulit sehingga merugikan masyarakat kurang mampu dan pekerja.
”Persoalan-persoalan teknis ini di lapangan masih sering dipersoalkan di tingkat cabang BPJS Ketenagakerjaan maupun rumah sakit. Karena itu, Jamkeswatch harus hadir dan konsisten menjadi garda terdepan mengawal serta mendampingi kaum buruh dan masyarakat miskin agar mendapatkan haknya secara utuh,” tegasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Suparno mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran Jamkeswatch dan mendoakan kesuksesan organisasi tersebut agar terus konsisten membela hak-hak rakyat kecil di bidang jaminan sosial.
.