Konsolidasi Jalanan PUK SPAI FSPMI PT. Agape Dyah Persada Lebak Dihadiri Pimpinan Pusat

Lebak, KPonline – Salah satu yang menjadi kekuatan Serikat Pekerja adalah dengan terus melakukan konsolidasi tentang pemahaman peran dan fungsi serikat di perusahaan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh PUK SPAI FSPMI PT. Agape Dyah Persada Farm 1, 2 dan 3. Untuk membentuk kekuatan dan rasa militansi antar anggota juga pengurus, mereka melakukan konsolidasi bertempat di Perumahan Citra Maja Raya , Lebak, Banten, Sabtu (29/10/2022) sore.

Agenda kali ini tidak semewah atau senyaman biasanya. Sering kali PUK melakukan pertemuan di kantor sekretariat atau bahkan di hotel, tetapi kali ini tepat di pelataran jalanan perumahan.

Selain perwakilan pengurus dan anggota PUK, terlihat hadir dalam agenda tersebut, Bambang Santoso selaku Ketua Umum PP SPAI FSPMI, Ketua DPW FSPMI Banten Tukimin, Ketua Konsulat Cabang FSPMI Serang Soni Andika, dan juga Ketua PC SPAI Serang Hendra.

Ini menjadi pertama kalinya, Pimpinan Pusat SPAI FSPMI menemui buruh Lebak. Ada beberapa poin yang disampaikan oleh Sang Ketua Umum Bambang Santoso.

“Saat ini fokus dulu untuk memperkuat komunikasi dan selalu berdiskusi dengan DPW tentunya, jika perlu langsung ke kantor DPW,” ujar Bambang Santoso.

Tak hanya itu, Ketum SPAI FSPMI itu pun meminta agar buruh di Lebak harus mulai membangun komunikasi dengan perusahaan demi kepentingan bersama.

Hal serupa di sampaikan oleh Tukimin selaku Ketua DPW FSPMI Banten. “Masalah yang kalian hadapi adalah masalah kita bersama, ketika PP merangkul, kita bantu bersama-sama, DPW pun bisa masuk ke sana. Karena kita masih punya petinggi dan struktural tentunya,” kata Tukimin.

PUK di Lebak yang baru tergabung di bulan Juli 2022 ini, memang secara garis koordinasi belum dinaungi oleh Pimpinan Cabang, atau saat ini langsung ke Pimpinan Pusat.

Ada beberapa masalah internal yang saat ini sedang mereka hadapi, seperti Peraturan Perusahaan tanpa sosialisasi, jam lembur dan pemotongan upah saat sakit.

Dalam kesempatan yang sama, KC FSPMI Serang Soni Andika menuturkan tentang masalah bonus yang didapat pekerja.
“Teman-teman selama ini ada bonus untuk tiap sesi panen, yang sudah ada jangan sampai hilang. Lakukan lobi,” pinta Soni.

Perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ayam ini, diduga telah banyak melakukan pelanggaran normatif. Namun saran untuk Serikat Pekerja adalah ke depan harus dilakukan lobi-lobi dengan perusahaan dan tidak menambah masalah baru.

Pimpinan Pusat menyarankan untuk menyelesaikan satu persatu, tetap bekerja dengan baik, dan tetap satu komando. Tepat pukul 19.30 WIB, konsolidasi selesai dan yang hadir pun membubarkan diri.

Penulis : Ismail
Editor : Mia