Malang, KPonline – Meski hawa dingin menyelimuti Kota Malang, semangat para kader organisasi PUK PT Jatim Autocomp Indonesia tak sedikit pun surut. Sejak pagi, segelintir kader terpilih telah disibukkan dengan berbagai persiapan demi menyukseskan salah satu agenda bergengsi organisasi, yakni Rapat Kerja Unit Kerja (Rakernik) III. Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini selalu menjadi momentum penting sekaligus mendapat antusiasme tinggi dari seluruh anggota. Tahun ini, Rakernik III dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 11–12 Juli.
Kepanitiaan Rakernik III dipimpin oleh Diantoro (MTC) selaku Ketua Panitia, didampingi Ratna Lailasari (Produksi) sebagai Sekretaris dan Eriska (QA) sebagai Bendahara. Sementara itu, Evita (Produksi) dipercaya sebagai Master of Ceremony (MC). Pada Seksi Perlengkapan terdapat Sherly Ago (Production Design), Darmawan Muhammad (Production Design), dan Roby (Maintenance). Adapun M. Faruk (Production Design) bersama Sapto (Warehouse) bertugas di Seksi Driver, sedangkan Fitriasari (Produksi) mengemban amanah di Seksi Konsumsi.
Di sela kesibukannya menyambut kedatangan rombongan peserta, Bendahara Panitia, Eriska, mengaku bangga sekaligus terkesan dengan proses persiapan kegiatan. Menurutnya, meskipun hanya memiliki waktu sekitar satu setengah bulan dengan tujuh kali pertemuan panitia, seluruh tim mampu mempersiapkan acara secara maksimal.
“Wow, sangat amazing,” ungkapnya penuh semangat.
Eriska juga menceritakan berbagai tantangan yang dihadapi selama proses persiapan. Bersama tim, ia melakukan survei ke empat lokasi berbeda dengan total sepuluh hotel sebagai bahan pertimbangan. Bahkan, beberapa hotel di wilayah Malang sempat dibatalkan karena keterbatasan waktu untuk memberikan kepastian pemesanan. Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya Hotel 101 Malang, tepatnya di Borobudur Hall, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Rakernik III.
Sebelum acara resmi dibuka, Ketua Panitia, Diantoro, menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta agar memanfaatkan forum tersebut secara optimal.
“Saya berharap seluruh anggota memanfaatkan forum ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sungkan untuk menyampaikan pendapat, memberikan masukan, kritik, maupun saran. Forum ini bukan untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah, melainkan untuk mencari solusi terbaik demi kemajuan organisasi kita.”
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menyampaikan evaluasi maupun usulan program secara santun dan konstruktif.
“Apabila ada program kerja yang dirasa masih belum maksimal, mari kita sampaikan dengan cara yang baik dan membangun. Begitu pula jika ada usulan program baru yang diyakini dapat memberikan manfaat bagi anggota, jangan ragu untuk menyampaikannya. Saya yakin setiap masukan yang diberikan lahir dari rasa peduli dan tanggung jawab kita terhadap organisasi yang kita cintai ini.”



