Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah Ingatkan Bahwasannya Militansi Garda Metal Harus Dibarengi Kecerdasan

Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah Ingatkan Bahwasannya Militansi Garda Metal Harus Dibarengi Kecerdasan

Semarang, KPonline — Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah, Aulia Hakim, menegaskan bahwa Garda Metal merupakan salah satu pilar penting dalam perjuangan FSPMI. Namun, militansi tidak cukup hanya dengan keberanian turun ke jalan. Militansi harus dibarengi kecerdasan dan pemahaman organisasi.

Pesan tersebut disampaikan Aulia saat mengisi Konsolidasi Akbar Garda Metal FSPMI Jawa Tengah di Aula Koperasi Buruh Jawa Tengah Sejahtera, Minggu (9/8/2026).

Menurut Aulia, konsolidasi menjadi penting untuk menyamakan frekuensi dan persepsi seluruh perangkat serta anggota organisasi dalam menghadapi dinamika perjuangan buruh.

“Militansi itu bukan hanya ketika aksi. Militansi itu ketika ada kawan yang kesusahan, kita hadir. Tetapi kawan-kawan juga harus militan dalam belajar,” tegasnya.

Aulia mengingatkan agar anggota FSPMI tidak mudah terseret berbagai isu di luar kepentingan ketenagakerjaan. Buruh harus tetap fokus pada perjuangan dan tidak menjadi tunggangan kepentingan kelompok lain.

Di sisi lain, ia meminta seluruh anggota bersiap menghadapi derasnya investasi yang masuk ke Jawa Tengah. Menurutnya, investasi akan membawa perubahan besar dalam dunia kerja sehingga organisasi harus memperkuat pengorganisiran, kaderisasi, dan kesiapan anggota.

“Kalau kita punya kekuatan organisasi, kita akan mampu menghadapi setiap perubahan,” ujarnya.

Aulia menegaskan, Garda Metal harus tetap menjadi kekuatan yang solid, disiplin, cerdas, dan tegak lurus terhadap garis perjuangan organisasi.

“Militan tanpa kecerdasan akan mudah diarahkan. Karena itu, Garda Metal harus berani bergerak, tetapi juga harus tahu untuk apa bergerak dan ke mana arah perjuangan,” pungkasnya. (sup)