Jelang May Day, Polsek Jatiuwung Tangerang Undang Serikat Buruh

  • Whatsapp

Tangerang, KPonline – Menjelang Hari Buruh International (May Day) yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, Polsek Jatiuwung, Tangerang, mengadakan acara Coffee Morning bersama Kapolsek Jatiuwung, dengan tema Hari Buruh International di Aula Polsek Jatiuwung Kota Tangerang.

Acara yang di gagas oleh Polsek Jatiuwung kota Tangerang, bertujuan untuk membangun tali silaturahim kepada para pimpinan serikat/ aliansi buruh yang berada di wilayah hukum Polsek Jatiuwung, sekaligus membahas situasi Kantibmas menjelang Hari Buruh International (May Day).

Dalam sambutannya, Kompol Agung Budi Laksono selaku Kapolsek Jatiuwung, menghimbau agar smua unsur masyarakat terutama kaum buruh, bisa tetap menjaga keamanan dan ketertiban, supaya bisa menciptakan situasi yang kondusif, terutama pada saat memperingati Mayday nanti.
Kapolsek juga berpesan, bagi para buruh yang akan ada agenda ke Jakarta, pada saat Hari Buruh International tanggal 1 mei nanti, supaya melakuan konfirmasi kepada pihak kepolisian.

Pada kesempatan kali ini, Kapolsek Jatiuwung mengundang Danramil 18/ Jatiuwung, Ketua APINDO Kota Tangerang, Ketua Serikat Pekerja beserta 2 orang perwakilan anggotanya, Kasi Trantib dari 3 Kecamatan yang berada di Kota Tangerang, dan beberapa orang tokoh agama.

Acara ini dibuka oleh Wakapolsek Jatiuwung Gunawan. Selanjutnya sambutan Danramil 18 Jatiuwung. Danramil menghimbau agar kegiatan May Day diisi dengan kegiatan-kegiatan sosial seperti bakti sosial, donor darah, tidak dengan unjuk rasa.

Untuk Apindo sendiri akan memfasilitasi pelaksanaan May Day di Tangerang, tepatnya di Ahmad Yani dengan membuka stand untuk UMKM. “Rencana Pak Walikota akan hadir di acara itu,” ujar perwakilan APindo.

Sementara itu, perwakilan FSPMI yang hadir dalam acara ini menegaskan, pihaknya akan merayakan May Day dengan aksi unjuk rasa. Dalam hal ini, FSPMI Tangerang akan bergabung ke Jakarta bersama-sama dengan buruh se-Jabodetabek untuk mengingatkan pemerintah agar tidak membuat kebijakan yang semakin memiskinkan kaum buruh.

Penulis: RD Rizal N