Enaknya Hidup Di Qatar: Sudah Upah Besar, Utang Pun Tak Ada

Qatar, KPonline – Di negara Qatar tidak ada istilah pajak penghasilan dan kamu akan mendapatkan gaji full tanpa potongan apapun.

Salah satu negara dengan pendapatan perkapita (GDP) yang tertinggi sedunia, banyak sekali masyarakat Qatar sampai bingung untuk menghabiskan uangnya karena gaji di negara tersebut sangat tinggi (Besar).

Menurut IMF GDP Qatar = US$ 132,870 (Rp 1,7 Miliar) dan Menurut World Bank GDP Qatar = US$ 141,543 (Rp 1,8 Miliar). Dengan kata lain, gaji atau Pendapatan Rata-Rata Penduduknya Rp 140-an Juta per bulan.

Upah di Qatar, makin tahun makin naik. Bahkan, diprediksi Tahun 2023 GDP Qatar akan Mencapai US$ 155,894.

Pendapatan perkapita digunakan sebagai tolok ukur kemakmuran dan tingkat pembangunan sebuah negara. Semakin besar pendapatan perkapitanya, semakin makmur negaranya.

Menariknya, di negara Qatar juga memiliki beban kerja yang relatif sangat santai. Bahkan, untuk jatah cuti setiap tahunnya sangat banyak bisa mencapai 24 hari.

Jika penduduk Qatar beruntung maka mereka bisa memperoleh tunjangan rumah. Terlebih, rumah yang disediakan bukanlah rumah kosong dan berdebu namun sudah rapi dan full furniture.

Hebatnya, di negara Qatar tidak ada pajak yang dibebankan kepada rakyatnya. Kadang bila hari ulang tahun raja Qatar tiba, Seluruh utang rakyat kepada Bank, dihapuskan oleh raja. Sehingga rakyatnya pun tidak memiliki utang.