Dialog Sosial PUK SPAI-FSPMI dan Manajemen ISS Bahas Jam Kerja, APD hingga Kegiatan Pekerja

Dialog Sosial PUK SPAI-FSPMI dan Manajemen ISS Bahas Jam Kerja, APD hingga Kegiatan Pekerja

Karawang, KPonline – Pengurus Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAI-FSPMI) PT ISS Indonesia melaksanakan dialog sosial bersama Operation Head ISS Area HMS Sampoerna, Abdul Rahman, pada Jumat, 11 September 2026.

Dialog tersebut menjadi ruang komunikasi antara serikat pekerja dan manajemen untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kondisi, kebutuhan, dan kepentingan pekerja di area kerja.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, terdapat beberapa hal penting yang menjadi pembahasan bersama.

Salah satu poin yang dibahas adalah terkait jam kerja personel gudang yang menangani kebutuhan uniform dan Alat Pelindung Diri (APD) di area HMS.

Dalam dialog tersebut disepakati bahwa jam kerja personel gudang ditetapkan mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Selain persoalan jam kerja, PUK juga menyampaikan aspirasi agar pengambilan uniform dan APD dapat dilakukan langsung di area kerja. Dengan demikian, pekerja tidak perlu kembali menuju gudang hanya untuk mengambil perlengkapan kerja.

Usulan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meminimalisir potensi risiko maupun kecelakaan yang dapat terjadi ketika pekerja harus melakukan perjalanan menuju gudang.

Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen menyampaikan bahwa saat ini sedang mempersiapkan tempat penyimpanan uniform dan APD di area kerja. Hal ini diharapkan dapat mempermudah pekerja sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan efektivitas dalam pemenuhan perlengkapan kerja.

Dalam dialog sosial tersebut, PUK juga menyampaikan pentingnya meningkatkan kepedulian sosial manajemen terhadap pekerja, khususnya ketika terdapat pekerja yang sedang sakit ataupun mengalami musibah.

Menurut PUK, perhatian dan kehadiran manajemen dalam kondisi tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap pekerja, tetapi juga dapat mempererat hubungan serta membangun rasa kekeluargaan antara manajemen dengan seluruh pekerja.

Kepedulian sosial dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis dan berkeadilan.

Pembahasan lainnya berkaitan dengan kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai gathering atasan.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebenarnya merupakan workshop untuk jajaran atasan, yang telah direncanakan bersama pihak klien. Salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah membahas berbagai persoalan yang kerap terjadi di area kerja sekaligus mencari solusi terhadap permasalahan yang ada.

Dalam kesempatan yang sama, PUK menyampaikan aspirasi agar kegiatan serupa juga dapat diberikan kepada MP (Member/pekerja).

Menurut PUK, kegiatan untuk pekerja dapat menjadi sarana komunikasi, evaluasi, peningkatan kebersamaan, sekaligus ruang untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi pekerja secara langsung di lapangan.

Pihak manajemen menyambut baik aspirasi tersebut dan menyampaikan bahwa kegiatan untuk MP dapat dijadwalkan serta direncanakan. Apabila terdapat keterbatasan anggaran, PUK atau pekerja dapat mengajukan proposal kegiatan sebagai bahan pertimbangan manajemen.

Dialog sosial antara PUK SPAI-FSPMI PT ISS Indonesia dengan manajemen ISS Area HMS Sampoerna ini diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif.

Melalui dialog dan musyawarah, berbagai persoalan di tempat kerja diharapkan dapat dibahas secara bersama-sama sehingga tercipta hubungan industrial yang harmonis, saling menghargai, serta tetap berpihak pada terciptanya kondisi kerja yang aman, nyaman, dan kondusif bagi pekerja.

PUK SPAI-FSPMI PT ISS Indonesia menegaskan bahwa komunikasi sosial yang baik antara pekerja dan manajemen merupakan bagian penting dalam membangun hubungan industrial yang sehat serta mencari solusi terbaik atas setiap persoalan yang muncul di lapangan.

Pos terkait