Copet Berkeliaran di Perayaan May Day 2026 Monas, Polisi Imbau Buruh Waspada

Copet Berkeliaran di Perayaan May Day 2026 Monas, Polisi Imbau Buruh Waspada

Jakarta, KPonline – Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas, Jakarta, yang dihadiri ratusan ribu buruh, diwarnai maraknya aksi pencopetan.

Sejumlah peserta aksi melaporkan kehilangan dompet, ponsel, dan barang berharga saat berdesakan di kawasan Monas. Pelaku diduga memanfaatkan kerumunan massa buruh yang sedang berorasi dan mendengarkan penyampaian tuntutan.

Ironisnya, di satu sisi buruh menyampaikan aspirasi secara damai, justru dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksinya.

“Kami datang untuk menyuarakan hak, tapi ada saja yang ambil kesempatan. Teman saya HP-nya hilang saat sedang dengar orasi,” kata Andi Haryanto salah satu buruh asal Bekasi.

Polda Metro Jaya yang melakukan pengamanan di lokasi membenarkan adanya laporan pencopetan. Kabid Humas Polda Metro Jaya mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaan.

“Kami sudah antisipasi dengan menempatkan tim di lapangan. Kami minta buruh saling jaga, dompet dan HP disimpan di tempat aman. Jika jadi korban, segera lapor ke pos polisi terdekat,” ujarnya.

Meski diwarnai aksi copet, perayaan May Day 2026 di Monas secara umum berjalan tertib. Massa buruh tetap melanjutkan penyampaian 11 tuntutan kepada pemerintah, termasuk di hadapan Presiden Prabowo Subianto yang hadir di lokasi.

Serikat pekerja juga mengingatkan anggotanya untuk tidak terprovokasi dan fokus pada agenda utama May Day: menuntut kerja layak, upah adil, dan kepastian jaminan sosial. (Yanto)