Jakarta, KPonline – Building and Wood Workers’ International (BWI) atau Asosiasi Pekerja Bangunan dan Kayu Internasional menggelar kegiatan Global Organizing Academy (GOA) Indonesia pada Jumat hingga Minggu, 6–8 November 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dafam Express Jakarta Pusat.
Global Organizing Academy merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengorganisasian serikat pekerja, memperluas keanggotaan, serta membangun kekuatan kolektif buruh melalui pendidikan dan strategi pengorganisasian yang terarah.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah federasi yang berafiliasi dengan BWI di Indonesia, di antaranya Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian, dan Perkebunan (F-Hukatan), Federasi Kebangkitan Buruh Indonesia (FKUI), Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK), serta Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber turut memberikan materi dan berbagi pengalaman mengenai strategi pengorganisasian. Mereka di antaranya Rival Ahmad, Syarif Arifin, dan Asfinawati dari Jentera Indonesia.
Melalui berbagai materi dan diskusi, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya membangun kesadaran kolektif, memperkuat organisasi, serta mengembangkan strategi untuk menjangkau pekerja yang belum bergabung dengan serikat pekerja.
Perwakilan BWI, Khamid Istakhori, berharap Global Organizing Academy dapat menjadi momentum untuk menjaga keberlanjutan gerakan pengorganisasian di berbagai sektor yang berada dalam lingkup BWI.
“Pengorganisasian harus terus berjalan agar semakin banyak pekerja memahami pentingnya berserikat dan memiliki kesadaran untuk memperjuangkan hak serta kepentingannya secara bersama-sama,” kata Khamid Istakhori
Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, bertukar pengalaman, dan membangun solidaritas antarfederasi. Dengan demikian, gerakan serikat pekerja tidak hanya berfokus pada penguatan organisasi yang sudah ada, tetapi juga mampu menjangkau pekerja yang selama ini belum terorganisasi.
Semangat Global Organizing Academy sejalan dengan pesan yang terpampang dalam kegiatan tersebut “Organize the Unorganized, Consolidate the Organized.” Mengorganisir pekerja yang belum berserikat dan mengonsolidasikan pekerja yang sudah terorganisasi.
Sebab, semakin banyak pekerja yang sadar akan pentingnya berserikat, semakin besar pula peluang membangun kekuatan kolektif untuk memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak pekerja.