DPW FSPMI Jakarta Kerahkan PUK SPA dan Garda Metal Ikuti Ikrar Jaga Persatuan Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto

DPW FSPMI Jakarta Kerahkan PUK SPA dan Garda Metal Ikuti Ikrar Jaga Persatuan Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto

Jakarta, KPonline – Menindaklanjuti instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSPMI, DPW FSPMI Jakarta mengerahkan kekuatan organisasinya untuk mengikuti Ikrar Jaga Persatuan Indonesia, Jaga Presiden Prabowo Subianto yang diinisiasi oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Sabtu (7/11/2026).

Ketua DPW FSPMI Jakarta, Winarso, memimpin langsung pengerahan anggota PUK SPA FSPMI dari berbagai perusahaan di wilayah DKI Jakarta bersama Satgas Garda Metal FSPMI Jakarta.

Sejak pukul 06.00 WIB, mobil komando DPW FSPMI DKI Jakarta sudah berada di lokasi dan bersiaga menunggu kedatangan massa buruh dari wilayah Jabodetabek untuk mengikuti kegiatan Ikrar Jaga Persatuan Indonesia dan Jaga Presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPW FSPMI Jakarta, Winarso, bersama jajaran PUK SPA FSPMI dan Satgas Garda Metal Jakarta telah melakukan persiapan guna menyambut serta mengoordinasikan kedatangan peserta.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 7 November 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Upacara Plaza Monas, tepat di depan atau seberang Balai Kota DKI Jakarta.

Lokasi kegiatan ini merupakan perubahan dari rencana sebelumnya. Monas dipilih sebagai titik pelaksanaan ikrar bersama yang menjadi simbol persatuan nasional.

1.500–2.000 Buruh Jabodetabek Diperkirakan Hadir
Ikrar bersama ini diperkirakan diikuti sekitar 1.500 hingga 2.000 buruh dari wilayah Jabodetabek.
Dari Jakarta, DPW FSPMI menjadi salah satu unsur yang mengerahkan massa melalui konsolidasi PUK SPA FSPMI dan Satgas Garda Metal. Pengerahan dilakukan secara terorganisasi dengan melibatkan anggota dari berbagai perusahaan di DKI Jakarta.

Sejak pagi, peserta mulai berkumpul dan bergerak menuju kawasan Monas dengan membawa bendera Merah Putih serta atribut organisasi FSPMI.

Kehadiran mereka menjadi bagian dari konsolidasi organisasi buruh dalam menyampaikan komitmen terhadap persatuan dan stabilitas nasional.

Melalui ikrar bersama tersebut, organisasi-organisasi buruh menyatakan komitmen untuk:
Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Mempertahankan stabilitas nasional.
Mendukung keselamatan dan keamanan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.

Bagi DPW FSPMI Jakarta, keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar memenuhi agenda organisasi. Ikrar tersebut merupakan pernyataan sikap bahwa kaum buruh memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia untuk menjaga persatuan dan tidak terjebak dalam upaya yang dapat memecah belah masyarakat.

Ketua DPW FSPMI Jakarta, Winarso, menegaskan bahwa instruksi DPP FSPMI merupakan keputusan organisasi yang harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran.

Ia menyatakan bahwa FSPMI Jakarta hadir bersama anggota PUK SPA FSPMI dan Satgas Garda Metal untuk menunjukkan komitmen organisasi terhadap persatuan bangsa serta keselamatan Presiden.

“Kami dari DPW FSPMI Jakarta, bersama PUK SPA fspmi se-DKI Jakarta dan Satgas Garda Metal, hadir untuk menyatakan sikap. Buruh adalah bagian dari bangsa ini. Kalau bangsa terpecah, buruh yang paling pertama merasakan dampaknya. Maka kami ikrar, kami jaga persatuan Indonesia, kami jaga Presiden Prabowo Subianto,” tegas Winarso.

DPW FSPMI Jakarta memandang stabilitas nasional memiliki hubungan erat dengan kehidupan kaum buruh. Keberlangsungan dunia usaha, kepastian kerja, investasi, perlindungan tenaga kerja, upah layak, hingga jaminan sosial membutuhkan situasi nasional yang aman dan kondusif.

Karena itu, buruh tidak boleh hanya dipandang sebagai kelompok yang memperjuangkan kepentingan ekonomi dan kesejahteraan. Buruh juga merupakan bagian dari elemen bangsa yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga persatuan Indonesia.

Melalui kehadiran PUK SPA FSPMI dan Satgas Garda Metal di Monas, FSPMI Jakarta menunjukkan bahwa perjuangan kaum buruh berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Kegiatan ditutup dengan pengucapan ikrar bersama, pengibaran bendera Merah Putih, serta foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen buruh Jabodetabek terhadap persatuan Indonesia. (Budi Omp)