Apa itu Gerakan Worker Is Owner?

Bekasi, KPonline – Membangun sebuah gerakan penguatan ekonomi yang dilakukan secara kolektivitas (gotong royong) adalah perjuangan yang tidak mudah, akan tetapi sangat mungkin untuk dilakukan.

Jika ada pilihan atau pun contoh dari sejarah sebuah perjuangaan yang mudah pastinya akan banyak orang untuk mencontohnya, dan segera untuk bergabung dalam gerakan itu sendiri.

Dalam sejarah pergerakan, telah banyak memberikan contoh yang nyata bahwa dalam setiap perjuangan selalu berulang serta harus melalui sebuah proses yang panjang. Berat, getir,terjal, pengorbanan hingga rintangan jalan yang berliku-liku tentunya.

Oleh sebab itu dibutuhkan serba extra konsistensi, semangat, kesabaran serta fokus menjadi modal yang utama diprioritaskan.

Mengutip filosofi yang menarik tentang buah mangga, Nur Cahyo, salah satu pekerja yang aktif dalam pergerakan buruh juga pergerakan koperasi dikabupaten  Bekasi.

Seperti laksana kembang mangga yang ditempa oleh panas hujan, angin, ancaman hama bahkan menjadi korban (pelemparan) oleh tangan-tangan orang jail yang tidak bertanggung jawab.

Hal itu justru dirasakan oleh bapak dari 3 anak itu, ketika niat baik menurutnya justru akan menjadi buah yang baik pula.

“Bakal calon buah yang kuat dan berkualitas baik, pastinya yang akan bertahan sampai menjadi buah mangga yang ranum juga manis. Memberikan manfaat kepada manusia dimana buahnya dipetik, itu harapannya sampai bisa dinikmati,” tutur Cahyo.

Lalu Cahyo meneruskan, kalau bijinya akan dijadikan bibit untuk ditumbuhkan ribuan  pohon mangga lainnya, kembang yang tidak kuat uji akan layu, dan rontok dihantam oleh serangan hama.

“Tidak bisa dipungkiri ini sebuah contoh seleksi alam akan terjadi, pun dengan gerakan yang kita jalani bersama ini yaitu membangun “Worker Is Owner” (Pekerja Adalah Pemilik). Jadi teruslah bergerak, teruslah berbuat, kerjakan serta selalu jaga kesehatan. Tetap fokus dengan konsistensi kita hingga sampai pada gerakan “Worker Is Owner” ini tumbuh, berkembang dan membesar,” tambah pria kelahiran Jakarta ini.

Penulis: Yachubus
Editor: Jhole