Anita Tourisia, Pejuang Buruh Yang Kini Telah Pulang

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Anita ‘iyem’ memang menjadi panggilan akrab untuk sosok Almarhumah Anita Tourisia, seorang Srikandi Metal dan pejuang buruh yang kini telah berpulang dengan tenang pada usia 46 tahun, pada Senin (12/07/2021) pukul 06 : 25 WIB di RS. Karya Medika, Cibitung, Bekasi.

Almarhumah banyak yang mengenalnya, bermula dari perjuangan mogok di PUK Kymco yang berlangsung kurang dari 4 tahun. Dari sini banyak kegiatan yang diikuti olehnya.

Bacaan Lainnya

Dari aksi – aksi yang dilakukan diantaranya perjuangan KAJS yang pada saat itu sedang menuntut cikal bakal BPJS yang berlangsung selama kurang lebih 4 tahun, yang pada akhirnya pengadilan memutuskan Jaminan Sosial harus dijalankan pemerintah dan BPJS harus segera disahkan hingga dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia.

Anita Tourisia adalah salah satu pejuang terbaik yang FSPMI miliki, jiwa resolusi sebagai seorang Garda Metal telah dibuktikan dalam setiap kegiatan yang selalu dihadirinya, dari aksi – aksi, pendidikan hingga kegiatan sosial selalu ada untuk terlibat.

Anita Tourisia adalah sosok baik yang sabar, tegas tapi berani melawan ketika kedzoliman terhadap kaum buruh dinodai, dia pada saat itu adalah salah satu pengurus di PUK Toshiba sebelum akhirnya pabrik tersebut berganti nama menjadi Skyworth dan hampir keseluruhan karyawannya diberi pesangon dan diberhentikan.

Dengan kepergian Almarhumah Anita Tourisia, dunia pergerakan buruh seperti kehilangan sosok Srikandi yang begitu dicintai. Medsos pun ramai memberikan rasa simpati dan duka yang dalam, lintas organisasi serikat buruh juga turut berbela sungkawa atas meninggalnya Almarhumah Anita Tourisia.

Anita di makamkan di Pemakaman Wanajaya Cibitung, pada Senin (12/07/2021) pukul 10 : 00 wib. Tangis dari keluarga dan sahabatpun mengiringi. Bahkan kawan seperjuangan yang hadir sempat menancapkan bendera FSPMI kebanggaanya semasa hidup juga sebagai tanda bahwa pejuang srikandi ada dan dikebumikan di antara makam – makam baru yang menemani.

Said Iqbal selaku Presiden KSPI dan Ketua Majelis Nasional FSPMI menyempatkan diri hadir di makam Almarhumah untuk memberi penghormatan terakhir atas jasa – jasa nya dalam dunia pergerakkan buruh.

Iqbal juga terlihat mendoakan agar Almarhumah Anita Tourisia diberi tempat terbaik bersama pejuang – pejuang buruh yang sudah terlebih dahulu berpulang.

Tanpa terasa Said Iqbal pun meneteskan air mata, mengingat satu persatu pejuang terbaik berpulang. Doa yang terpanjat begitu lama di atas pusara Anita Tourisia diiringi kibaran bendera FSPMI yang tertancap dan tertiup angin seperti melambai memberi penghormatan terakhir atas kepergian salah satu pejuang buruh dan seseorang yang sangat baik untuk kehidupan. (Ocha)

Pos terkait