Jepara, KPonline – Sugiyatno Panglima Koordinator Wilayah (Pangkorwil) Garda Metal FSPMI Jawa Timur menegaskan militansi dan loyalitas kepada anggota baru Garda Metal FSPMI Jawa Tengah, Minggu (12/7/2026).
Sebelumnya, 82 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Garda Metal FSPMI Jawa Tengah Ke-V resmi dilantik dan mengambil sumpah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pada 11-12 Juli 2026 di kawasan wisata Kali Ndayung, Batealit, Jepara.
Menurutnya, pelantikan merupakan awal dari tanggung jawab besar sebagai pilar terdepan organisasi FSPMI. Mereka dirancang menjadi bagian yang senantiasa aktif dalam setiap aksi perjuangan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).
Sugiyatno kepada anggota baru kembali menegaskan bahwa setiap instruksi organisasi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Mengingat, peran vital Garda Metal merupakan penjaga dan pelaksana keputusan organisasi. Sehingga tidak ada ruang untuk voting atau perdebatan ketika keputusan organisasi telah ditetapkan.
“Kepada seluruh keluarga baru Garda Metal yang hari ini dilantik dan disumpah. Semoga tetap menjadi bagian dari Garda Metal FSPMI dengan pembuktian pada saat ada instruksi organisasi turun untuk berusaha meluangkan waktu. Jalankan instruksi tanpa ada voting, tanpa ada perdebatan. Jalankan l! Karena konsep dan lobi sudah difikirkan oleh tingkatan perangkat organisasi kita. Aksi adalah tugas Garda Metal dan kalian adalah penjaga keputusan organisasi,” ucap Sugiyatno.
Sejenak, ia mengajak anggota Garda Metal yang baru untuk berbangga karena telah mendapatkan pelatihan secara langsung dari jajaran pengurus Garda Metal FSPMI ditingkatan nasional.
Selain itu, seluruh anggota yang baru dilantik ditekan untuk menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat militansi agar Garda Metal di berbagai daerah dapat terus berkembang dengan militansi yang lebih baik.
“Kalian harus berbangga hari ini, banyak pengurus Garda Metal Nasional hadir langsung untuk membina kalian disini, memberikan materi dan contoh tauladan,” katanya.
“Selamat bergabung, kalian hari ini sudah membuktikan dengan proses panjang yang kalian lakukan selama pelatihan. Militansi harus tetap kalian jaga dengan melawan rasa malas, bosan ketika instruksi aksi memanggil. Jika kalian terus menjaga kekompakan saya yakini insyaallah perjuangan kawan” akan mendapat hasil yang baik,”
Menutup kesempatannya berbicara, Sugiyatno kepada anggota baru bahwa Garda Metal dibentuk untuk pantang menyerah dalam menjalankan isntruksi organisasi.
“Garda Metal dirancang untuk pantang menyerah. Jangan mencari alasan ketika instruksi aksi sudah diturunkan. Ingat! kalian sudah disumpah. Dan satu lagi, jangan takut ketika kita bersama-sama memperjuangkan kepentingan orang banyak. Semoga kalian akan menjadi titik balik lahirnya perjuangan di FSPMI Jawa Tengah,” tutupnya. (Ded)