Aksi Kembali Digelar, Ketua PC SPAI Serang : Management Belajar Dari Serangkaian Aksi

Serang, KPonline – Buruh se-provinsi Banten kembali turun kejalan untuk berunjuk rasa menuju Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. Rabu (05/01).

Tanpa terkecuali PUK SPAI FSPMI
PT. San Fang Indonesia yang bertempat di Kawasan Industri Modern Cikande, juga turut serta mengikuti aksi unjuk rasa dengan mengirimkan perwakilan karyawannya dengan massa yang cukup banyak.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataannya Ketua PUK SPAI FSPMI PT. San Fang Indonesia, Tamimi mengatakan bahwa management belajar dari pengalaman aksi yang sebelumnya, dengan adanya penjemputan paksa massa yang mengakibatkan produksi tersendat maka management berpikir ulang.

Respon serupa pun disampaikan, Junef selaku HSE PT. San Fang Indonesia, membeberkan dengan kejadian terakhir, dari management pun belajar bahwa pentingnya solidaritas dan kerja sama dengan Serikat Pekerja itu menjadi hal sangat baik.

“Management menyadari, kerjasama dan komunikasi dengan PUK, menjadi penting agar tidak terjadi lagi hal diluar kendali dan bisa kondusif pula kegiatan produksi”, Beber Junef

Dalam aksinya, buruh bersama mahasiswa se Provinsi Banten bergerak bersama ke Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten menuntut Gubernur untuk merevisi SK gubernur tentang UMK tahun 2022 menjadi 5,4% dan meminta gubernur mencabut laporanĀ  perkara kriminalisasi buruh pada aksi tanggal 22 Desember 2021.

“Management belajar dari serangkaian aksi mogok daerah Banten di akhir tahun 2021 yang mengakibatkan terganggunya kelancaran produksi sehingga pada aksi hari ini, mereka memberikan massa yang lebih dari biasanya”, tutup Hendra selaku Ketua Pimpinan Cabang SPAI Kabupaten Serang.

 

Penulis : Muhimin/Mia
Foto : Naja

Pos terkait