1000 Selimut Dari FSPMI Untuk Korban Banjir Brebes

  • Whatsapp

Brebes, KPonline – Rabu (28/2) jelang tengah malam serombongan kecil dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berangkat dari Jakarta menuju posko pengungsian korban banjir dan tanah longsor di Losari, Brebes, Jawa Tengah. Sebanyak delapan orang yang terdiri dari relawan kesehatan Ade Kenzo, Garda Metal, PUK FSCM, dan satu orang dari Media Perdjoeangan menunaikan tugas baktinya untuk menyampaikan donasi yang berhasil dikumpulkan dari kawan kawan buruh di Jakarta dan Bekasi.

Membawa misi kemanusiaan untuk korban banjir, berbekal amunisi yang sudah dipersiapkan berupa selimut hangat, tikar lipat dan uang tunai untuk pengungsi korban banjir di kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Kamis pagi (1/3) rombongan dari Jakarta dan Bekasi ini di antarkan oleh relawan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Brebes menuju lokasi bencana banjir yang melanda pemukiman warga di beberapa titik. Di antaranya SDN Kalibuntu 01 yang terendam air setinggi 1 meter dan merendam seluruh peralatan sekolah tanpa sisa.

Seluruh buku pelajaran, dokumen sekolah, komputer, laptop, ruang kelas terendam banjir yang hanya menyisakan lumpur di seluruh area sekolah. Tampak saat ini murid sekolah sedang diliburkan, hanya tersisa beberapa guru yang sedang bekerja keras membersihkan sekolah secara bertahap. Di sini relawan buruh menurunkan barang bantuan dan uang tunai yang diberikan secara simbolis kepada pihak sekolah oleh Gunawan Yuliansyah, Ketua PUK FSCM yang ikut dalam rombongan.

Penyerahan bantuan kepada SDN 01 Kalibuntu 

Selanjutnya rombongan menuju titik bencana banjir berikutnya, yang menurut warga setempat merupakan salah satu titik terparah karena berdekatan dengan tanggung sungai yang jebol sepanjang 30 meter. Lokasi ini terletak di pedukuhan Bojong, RW.01, Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Jawa Tengah.

Sepanjang perjalanan nampak warga setempat dibantu oleh pasukan TNI dan relawan Palang Merah Remaja (PMR) sedang membersihkan tumpukan lumpur yang masih menggenang di sekitar rumah penduduk.

Tiba di lokasi, rombongan langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat yaitu Hadi, selaku Lurah Kalibuntu. Hasil koordinasi disepakati bantuan akan diturunkan di posko setempat dibawah kendali Lurah Kalibuntu untuk dibagikan kepada warga korban banjir baik yang masih tinggal di lokasi maupun yang mengungsi.

Sebanyak seribu selimut dan tikar diserahterimakan dari relawan buruh FSPMI kepada kepada Lurah Hadi untuk bisa digunakan sebaik baiknya kebutuhan warga paska banjir yang melanda wilayah tersebut.

Pos terkait