Bogor, KPonline-Harapan terhadap kepengurusan baru dan penguatan solidaritas anggota menjadi pesan yang disampaikan Supri Izhar selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan (SPLP) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bogor dalam Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPLP FSPMI PT Osha Asia yang berlangsung di Canisius Camping Ground, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Sabtu, (7/11/2026).
Dalam sambutannya, Supri Izhar berharap kepengurusan PUK SPLP FSPMI PT Osha Asia untuk periode berikutnya dapat membawa perubahan positif bagi organisasi. Ia menginginkan kepengurusan mendatang mampu bekerja lebih baik, lebih aktif, dan semakin kuat dalam menjalankan roda organisasi serta memperjuangkan kepentingan anggota.
Menurutnya, Musnik bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan organisasi. Berbagai kekurangan pada periode sebelumnya diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran agar kepengurusan berikutnya mampu melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas organisasi.
Supri Izhar menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi serikat pekerja merupakan amanah dan tanggung jawab. Karena itu, siapa pun yang nantinya terpilih menjadi pengurus harus siap meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menjalankan tugas organisasi serta menjaga kepercayaan anggota.
Ia juga berharap pengurus baru mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh anggota. Jangan sampai terjadi jarak antara pengurus dan anggota, karena organisasi yang kuat harus dibangun melalui kebersamaan, keterbukaan, dan rasa saling percaya.
Selain menyoroti kepengurusan, Supri Izhar secara khusus mengajak seluruh anggota agar memiliki keberanian yang lebih besar dalam memperjuangkan hak-haknya. Menurutnya, anggota serikat pekerja tidak boleh takut untuk menyampaikan pendapat, mempertanyakan hak yang belum terpenuhi, maupun bersikap ketika menghadapi persoalan ketenagakerjaan.
Keberanian tersebut tentu harus disertai pemahaman terhadap aturan dan kesadaran berorganisasi. Dengan demikian, setiap persoalan dapat dihadapi melalui langkah yang tepat, terukur, dan tetap berada dalam koridor perjuangan organisasi.
Ia juga memberikan penekanan mengenai pentingnya solidaritas. Baginya, kekuatan serikat pekerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan seorang ketua atau pengurus, tetapi juga oleh kekompakan seluruh anggota dalam menghadapi setiap persoalan.
Supri mengingatkan agar jangan sampai anggota hanya menunjukkan kebersamaan ketika organisasi sedang berada dalam keadaan baik. Justru ketika ada anggota yang mengalami persoalan, solidaritas harus semakin terlihat melalui dukungan dan kepedulian nyata.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh anggota dapat meningkatkan partisipasi dalam setiap kegiatan organisasi. Kehadiran, keterlibatan, dan kesediaan untuk menjalankan keputusan bersama merupakan bagian penting dalam membangun kekuatan PUK SPLP FSPMI PT Osha Asia.
Melalui Musnik ini, Supri Izhar berharap lahir kepengurusan yang memiliki semangat pembaruan, keberanian dalam mengambil sikap, serta komitmen kuat untuk memperjuangkan kepentingan anggota. Ia juga berharap anggota semakin solid sehingga organisasi tidak mudah dilemahkan oleh perbedaan maupun berbagai tantangan yang dihadapi.
Pesan yang disampaikan Supri Izhar menjadi pengingat bahwa pergantian kepengurusan harus diikuti dengan peningkatan kualitas perjuangan. Pengurus dan anggota memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan bahwa serikat pekerja tetap menjadi wadah perjuangan yang berpihak kepada kepentingan buruh.
Pengurus boleh berganti, tetapi perjuangan harus terus berjalan. Lebih berani dalam bersikap, lebih solid dalam bergerak, dan lebih kuat dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.