Sidoarjo, KPonline — PUK SPL FSPMI PT Kerta Rajasa Raya (KRR) sukses menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-2 pada Minggu, 9 Agustus 2026. Acara yang berlangsung meriah di area perusahaan, Jalan Raya Tropodo, Waru, Sidoarjo ini, selalu dilandasi dengan semangat rapat, diskusi, dan koordinasi yang erat antar anggota maupun pengurus.
Dalam sambutannya di hadapan para anggota, Ketua PUK Agus Pitono menyampaikan sejumlah pesan penting yang sarat akan nilai solidaritas.
”Jaga kekompakan, mari kita sebagai sesama buruh jangan saling menjatuhkan,” ungkap Agus di awal sambutannya.
Melalui kalimat tersebut, tersirat pesan kuat agar FSPMI senantiasa mampu menjalin kerja sama yang harmonis dengan serikat pekerja lain yang berada di dalam satu lingkungan perusahaan.
Poin Penting Sambutan Agus Pitono:
Kepastian Status Karyawan:
“Alhamdulillah, perusahaan telah menyepakati program Karyawan Tetap. Bagi anggota yang telah memenuhi syarat, diinstruksikan untuk segera membuat Surat Permohonan agar bisa segera kami tindak lanjuti.”
Identitas dan Solidaritas Anggota :
“Momen perayaan ini menjadi wujud keinginan kita untuk memiliki atribut kaos FSPMI dengan warna khas biru Navy milik FSPMI KRR. Ini kami lakukan karena kami ingin dari anggota, oleh anggota, dan kembali untuk anggota. Menurut kami, PUK tanpa anggota bukanlah siapa-siapa.”
Komitmen Kepengurusan yang Amanah :
“Kami sebagai pengurus tidak ingin seperti organisasi sebelumnya di mana pengurus tidak amanah, tidak mencerdaskan, dan menari-nari di atas kesedihan anggota. Melalui FSPMI, kami ingin mewujudkan semboyan ‘Anggota Sejahtera, Pengurus Bahagia’.”
Apresiasi Kreativitas Anggota :
“Kami berterima kasih kepada seluruh anggota yang telah mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk memeriahkan HUT ini. Seluruh rangkaian acara hari ini—mulai dari joget horeg, lomba kostum unik, jalan sehat, bazar, hingga panggung hiburan dangdut—murni merupakan hasil ide dari anggota.”
Kontrol dan Evaluasi Organisasi :
“Untuk itu, ayo kita dukung apa yang dilakukan oleh pengurus. Namun di saat yang sama, ingatkanlah jika pengurus melakukan kesalahan. Kalau saya terbang, tarik saya, karena nanti kalau dibiarkan, khawatirnya saya malah ‘terbang jauh’ meninggalkan kalian,” pungkas Agus Pitono menutup sambutannya. (Khoirul Anam)