Jakarta, KPonline – PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama kembali menggelar perundingan bipartit ke-2 bersama pihak manajemen terkait tuntutan kenaikan upah tahun 2027 serta penerapan Struktur dan Skala Upah bagi pekerja di lingkungan PT Indomarco Prismatama, Jumat (6/11/2026).
Perundingan ini merupakan bagian dari perjuangan serikat pekerja dalam mendorong terwujudnya sistem pengupahan yang adil, transparan, dan berkeadilan dengan mempertimbangkan masa kerja, kompetensi, serta tanggung jawab pekerja.
Dalam perundingan tersebut, PUK SPAI FSPMI menegaskan pentingnya penerapan Struktur dan Skala Upah sebagai instrumen untuk menciptakan keadilan pengupahan dan mencegah terjadinya kesenjangan upah ant pekerja. Terlebih bagi pekerja yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun kepada perusahaan.
Serikat pekerja berpandangan bahwa masa kerja, loyalitas, kompetensi, dan kontribusi pekerja harus menjadi bagian penting dalam sistem pengupahan. Jangan sampai pekerja dengan masa kerja panjang justru tidak mendapatkan penghargaan yang semestinya atas pengabdian dan kontribusinya kepada perusahaan.
Namun, hingga perundingan bipartit ke-2 berakhir, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan, baik terkait tuntutan kenaikan upah tahun 2027 maupun penerapan Struktur dan Skala Upah.
Belum tercapainya kesepakatan ini menjadi catatan penting bagi PUK SPAI FSPMI untuk terus mengawal proses perundingan dan memperjuangkan aspirasi seluruh anggota.
Bagi serikat pekerja, perjuangan upah bukan sekadar persoalan angka. Lebih dari itu, perjuangan ini menyangkut keadilan, kesejahteraan, kepastian penghasilan, serta penghargaan terhadap pengabdian dan kontribusi pekerja.
PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama menegaskan akan terus memperjuangkan hak dan kepentingan pekerja melalui mekanisme hubungan industrial yang konstruktif. Namun, upaya membangun hubungan industrial yang harmonis harus tetap berjalan beriringan dengan prinsip keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh pekerja.
Karena upah yang adil bukan sekadar tuntutan, melainkan bagian dari penghargaan atas kerja, loyalitas, dan pengabdian pekerja. (Ahmad Solihin)