Jakarta, KPonline – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) V, Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAI FSPMI) PT Ikapharmindo Putramas Tbk mulai mematangkan tahapan persiapan organisasi dengan membentuk Panitia Pemilihan Ketua (PPK).
Pembentukan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rapat rutin bulanan jajaran pengurus, pleno, dan Garda Metal yang digelar di kantor sekretariat PUK, Jumat (6/11/2026).
Rapat dibuka oleh Sekretaris PUK, Dedi Nur Awang, kemudian dilanjutkan oleh Ketua PUK, M. Hayadi. Selain menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat silaturahmi, soliditas, dan kebersamaan antarperangkat organisasi, pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan sesuai mekanisme organisasi.
Dalam pembahasannya, forum menyepakati pembentukan struktur Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) beserta seksi-seksi yang akan bertanggung jawab terhadap jalannya MUSNIK V.
Tak hanya itu, sejumlah nama mulai dimunculkan sebagai bakal calon Ketua PUK. Para kandidat tersebut dinyatakan telah memenuhi persyaratan berdasarkan AD/ART SPAI FSPMI.
MUSNIK V sendiri dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026. Agenda ini mengalami penyesuaian dari jadwal semula pada Agustus 2026, seiring periode kepengurusan yang saat ini memasuki masa tenggang.
Pembentukan PPK menjadi langkah awal yang menentukan arah perjalanan organisasi ke depan. Sebab, MUSNIK bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan forum tertinggi di tingkat unit kerja untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan arah perjuangan, serta menentukan sosok yang akan menerima mandat memimpin perjuangan kaum buruh di lingkungan PT Ikapharmindo Putramas Tbk.
Kini, tahapan persiapan mulai bergerak. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh proses berjalan demokratis, transparan, dan sesuai konstitusi organisasi.
Regenerasi bukan sekadar mengganti pemimpin, tetapi memastikan perjuangan tetap berjalan, soliditas tetap terjaga, dan organisasi semakin kuat dalam mengawal kepentingan pekerja. (Aa ndin)