Jakarta, KPonline-Pelaksanaan praktik Trainers Training Module (TTM 1) Batch 2 di PT Transportasi Jakarta berlangsung dengan antusias dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kader serikat pekerja. Kegiatan ini mengangkat materi Kebebasan Berserikat dengan tema “Membangun Serikat Pekerja yang Kuat, Mandiri, dan Demokratis.”
Pada sesi pelatihan yang diselenggarakan pada Sabtu (4/7/2026) tersebut, Yulian Winda Ringga bertindak sebagai pemateri yang membawakan materi mengenai hak kebebasan berserikat serta pentingnya membangun organisasi serikat pekerja yang kuat di tingkat perusahaan. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik penyampaian materi.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari jajaran pengurus SPDT FSPMI.
Sebelumnya, Ketua Umum PP SPDT FSPMI, Saipul Anwar, mengajak seluruh peserta untuk memberikan dukungan kepada Ringga sekaligus mempersiapkan diri agar mampu menjadi trainer pada pelatihan TTM berikutnya sebagai bagian dari proses kaderisasi organisasi.
Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua PC SPDT FSPMI DKI Jakarta, Dawamul Chusni. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yulian Winda Ringga atas dedikasi dan komitmennya dalam berbagi ilmu kepada para peserta TTM 1 Batch 2.
Menurut Dawamul Chusni, pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam membangun organisasi yang kuat. Kehadiran trainer yang memiliki kompetensi dan semangat berbagi akan menjadi modal penting untuk mencetak kader-kader baru yang siap mengembangkan organisasi di masa depan.
Ia berharap kegiatan TTM tidak berhenti pada satu angkatan saja, melainkan terus berlanjut secara berkesinambungan sehingga semakin banyak anggota SPDT FSPMI yang memiliki kemampuan menjadi trainer dan mampu memberikan pendidikan kepada anggota lainnya di berbagai daerah.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bung Ringga atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam kegiatan TTM ini. Semoga ke depan semakin banyak kader-kader SPDT FSPMI yang lahir melalui pendidikan seperti ini dan siap melanjutkan perjuangan organisasi,” ujar Dawamul Chusni.
Dengan dukungan dari seluruh jajaran pengurus, trainer, dan peserta, pelaksanaan TTM 1 Batch 2 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kaderisasi SPDT FSPMI.
Melalui pendidikan yang berkelanjutan, organisasi optimistis mampu melahirkan sumber daya kader yang berkualitas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap mewujudkan serikat pekerja yang kuat, mandiri, dan demokratis di setiap tempat kerja.