Jabar Juara Judi Online, Ketua RW 08 Asri Pratama Ingatkan Warganya

Jabar Juara Judi Online, Ketua RW 08 Asri Pratama Ingatkan Warganya

Bekasi, KPonline – Beredar di berbagai media Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu daerah paling terpapar Judi Online (Judol), dampak dari judi online berimbas hingga perceraian, PHK dan lain sebagainya.

Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan dari Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online mengungkap fakta mencengangkan terkait perputaran uang di dunia perjudian. Jawa Barat disebut sebagai provinsi tertinggi nilai transaksi judi yang mencapai Rp 3,8 triliun.

Dikutip dari detikNews, Kasatgas Pemberantasan Judi Online sekaligus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengatakan, pelaku judi di Jabar tercatat mencapai 535.644. Ironisnya, judi online ternyata sudah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia.

“Hampir di seluruh provinsi sudah terpapar judi online,” kata Hadi dalam konferensi pers di kantor Menko PMK, Jakarta, Selasa (25/6/2024).

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa tiga provinsi menduduki rangking yang cukup tinggi ada dipulau Jawa, “Pertama ialah Jawa Barat, Jawa Barat ini pelakunya 535.644 dan nilai transaksinya Rp 3,8 triliun,” kata Hadi menambahkan.

Data ini merupakan rujukan yang diperoleh dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Jabar tercatat sebagai provinsi tertinggi dengan transaksi dan pelaku judi, disusul DKI Jakarta.

Berdasarkan data tersebut, masyarakat di Jakarta sudah terpapar judi sebanyak 238.568 orang. Jumlah perputaran uangnya pun tercatat mencapai Rp 2,3 triliun. “Ketiga ialah Jawa Tengah, pelaku judol 201.963, kemudian peredaran uangnya Rp 1,3 triliun. Keempat Jawa Timur, pemainnya, pelakunya 135.227 dan angka keuangannya di sana Rp 1,015 triliun,” ujar dia.

Sementara, provinsi kelima ialah Banten dengan pemain judi online sebanyak 105.302 dengan peredaran uang mencapai Rp 1,002 triliun.

Senada dengan Menkopolhukam, Ketua RW08 Asri Pratama, Agus Permana, S.H., M.Si melalui WhatsApp group pengurus menghimbau jajaran pengurus lingkungan RW.08 Asri Pratama untuk mengingatkan warganya agar tidak coba-coba bermain judi online. “Ingatkan warga jangan sampai terjerumus judi online dan pantau anak-anak karena yang sering main HP,” katanya. (Yanto)