Bandung Barat, KPonline – Garda Metal Bandung Raya mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III dengan menggelar Pra Musyawarah Daerah (Pramusda). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat PC SPLP FSPMI Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (31/10/2026).
Sebagai salah satu pilar organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Garda Metal Bandung Raya akan memasuki masa pergantian kepengurusan untuk periode 2026–2031. Pramusda ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian persiapan menuju Musda III Garda Metal Bandung Raya.
Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Avit Aprianto, tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan Musda yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2026.
Dalam kegiatan Pramusda tersebut, turut hadir Sekretaris DPW FSPMI Jawa Barat, Dede Rahmat. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran Garda Metal dalam mengawal setiap instruksi organisasi.
Dede Rahmat berpesan agar Garda Metal selalu siap ketika mendapatkan instruksi dari organisasi. Menurutnya, sebagai salah satu pilar FSPMI, Garda Metal harus mampu menjalankan tugas pengawalan terhadap setiap instruksi yang diberikan oleh pimpinan organisasi.
Ia juga berharap Garda Metal dapat mengikuti instruksi dari pimpinan di tingkat Konsulat Cabang (KC). Hal ini karena Garda Metal tidak terbatas pada satu sektor tertentu, sehingga setiap instruksi dari KC harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama untuk dikawal.
Selain itu, Dede Rahmat menekankan pentingnya kemampuan Garda Metal dalam mengerahkan personel untuk mengawal berbagai kegiatan organisasi. Ia menilai, saat ini peran Garda Metal terkadang masih dipandang sebatas sebagai pasukan aksi, padahal Garda Metal memiliki fungsi yang lebih luas dalam organisasi.
Menurutnya, Garda Metal seharusnya mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal sekaligus mengamankan anggota, baik dalam aksi di tingkat Pimpinan Unit Kerja (PUK) maupun dalam kegiatan di tingkat kabupaten/kota.
Setelah penyampaian sambutan dari para pimpinan organisasi yang hadir, Pramusda secara resmi dibuka oleh perwakilan Konsulat Cabang (KC) FSPMI Bandung Raya, Hendrayana.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan sidang komisi untuk membahas berbagai hal yang berkaitan dengan persiapan Musda III Garda Metal Bandung Raya.
Melalui mekanisme yang dijalankan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, Pramusda kali ini menghasilkan tiga nama bakal calon pimpinan Garda Metal Bandung Raya. Ketiga nama tersebut dipilih melalui mekanisme voting oleh peserta yang hadir.
Adapun tiga bakal calon yang akan direkomendasikan untuk proses selanjutnya adalah:
1. Avit Aprianto
2. Asep Wahyudin
3. Biddin Supriyono
Hasil Pramusda ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menentukan kepemimpinan Garda Metal Bandung Raya untuk periode mendatang.
Dengan akan dilaksanakannya Musda III, diharapkan pimpinan yang terpilih nantinya mampu membawa Garda Metal Bandung Raya menjadi organisasi yang semakin solid, memperkuat persaudaraan antaranggota, serta meningkatkan kesiapan dalam mengawal setiap instruksi pimpinan organisasi.
Garda Metal Bandung Raya diharapkan terus menjalankan perannya sebagai pilar organisasi FSPMI, tidak hanya dalam kegiatan aksi, tetapi juga dalam menjaga, mengawal, dan melindungi anggota di setiap tingkatan organisasi.