Buruh PT SHI, Berani Melawan Intimidasi

  • Whatsapp
Buruh PT SHI, Bogor, memilih FSPMI.

Bogor, KPonline – Mayoritas buruh di PT SHI adalah perempuan. Bahkan hampir menyentuh angka 75%. Tetapi apakah itu menyurutkan derap langkah mereka untuk berserikat? Ternyata tidak. Mereka terus bergerak dan berjuang meskipun termasuk PUK termuda dalam Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPL FSPMIM) di Bogor.

Atas kesadaran penuh dari buruh-buruh PT SHI tersebut, mereka membentuk serikat pekerja. Tekanan dan intimidasi dirasakan setelah terbentuknya PUK SPL-FSPMI di PT SHI, tekanan dan intimidasi dari luar pabrik pun semakin keras dirasakan. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh beberapa oknum preman (jagoan kampung) yang bermukim juga disekitar pabrik.

Salah seorang yang mendapatkan tekanan dan intimidasi dari oknum pihak luar ialah Ketua PUK terpilih, Suhendri. Intimidasi dalam bentuk ancaman keselamatan akan jiwa raganya sudah di konsultasikan ke perangkat PC SPL FSPMI Bogor.

Suhendri mengatakan, sebenarnya sudah banyak serikat pekerja atau serikat buruh yang menawarkan bantuan hukum, termasuk menawarkan untuk bergabung dengan serikat pekerja atau serikat buruh mereka. Akan tetapi, atas kesepakatan bersama dengan kawan-kawan buruh yang lain, Suhendri dan kawan-kawannya memilih FSPMI sebagai tempat bernaung. Konsep, Lobi dan Aksi menjadi daya tarik FSPMI ketika kawan-kawan buruh PT SHI dalam memilih serikat pekerja.

Lain halnya dengan Ipat, 14 tahun masa kerjanya di PT SHI seakan tidak berarti apapun. Dia merasa kecewa dengan pihak Manajemen PT SHI yang melakukan PHK terhadap dirinya ketika pihak Manajemen PT SHI mengetahui bahwa, sudah ada serikat pekerja di pabrik tersebut. Indikasi terjadinya Union Busting sangat tercium jelas telah dilakukan oleh pihak Manajemen PT SHI. Salah satunya adalah, melakukan tindakan PHK terhadap buruh yang telah menjadi anggota PUK SPL-FSPMI PT SHI.

Ketidak jelasan status mereka dalam bekerja, membuat mereka secara kekuatan hukum menjadi kurang kuat. Bahkan, demi memperkuat mental dan spiritual setiap anggota dalam menghadapi kasus ini, pada hari Sabtu 26 Agustus 2017 jam 10:00 WIB, bertempat di kediaman Saudari Ipat yang berada tidak jauh dari lingkungan pabrik PT SHI. Suhendri sebagai Ketua PUK terpilih memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada 60 kawan-kawan buruh PT SHI yang hadir pada hari ini.

Tidak ketinggalan, perwakilan perangkat PC SPL FSPMI Bogor hadir dalam kesempatan kali ini. Mulyana dan Supri Izhar memberikan pencerahan terkait mentalitas dan kekompakkan, agar kawan-kawan buruh PT SHI mampu saling membantu baik dalam suka maupun duka.

Satu hal yang menarik dalam konsolidasi ini adalah, ketika seluruh peserta dan perwakilan perangkat PC Logam FSPMI Bogor serta beberapa tamu undangan diajak Mulyana dan Supriyadi (Pak Ndut) memberikan “sedikit” pelatihan mental ala Garda Metal di salah satu lapangan dekat kediaman Saudari Ipat kepada para peserta konsolidasi.

Di bawah terik panas matahari, siang itu menjadi lebih berwarna, karena tidak terlihat sedikit pun guratan mimik wajah dari kawan-kawan buruh perempuan yang mengikuti kegiatan tersebut. Dengan sangat serius dan tidak lupa diselingi dengan gelak tawa menjadi pemandangan yang tak biasa siang hari ini. Melatih kekompakkan dengan permainan dan latihan dasar ala Garda Metal sepertinya “ampuh” dalam melatih kekompakkan dan kesolidan anggota FSPMI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar