Tampilan Baru Mokom FSPMI Purwakarta

  • Whatsapp

Bandung, KPonline – Masa aksi buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat ( ABJ ), kembali turun kejalan melakukan aksi unjuk rasa. Aksi hari ini Selasa 30 Juni 2020 digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Barat, Gasibu Bandung, tidak kurang 2000 buruh tumpah ruah memenuhi jalan perlintasan depan Gedung Sate. Buruh terpaksa melakukan kembali aksi ditengah program New Normal yang digulirkan pemerintah setelah adanya pelonggaran PSBB terkait Covid-19.

Masa aksi terdiri dari berbagai serikat buruh/serikat pekerja di Jawa Barat seperti FSPMI, SBSI’92, SPSI, KASBI,Gobsi dan SPN seperti biasa selalu dilengkapi dengan Mokom atau mobil komando. Kali ini ada 3 mokom melengkapi kegiatan aksi hari ini.

Bacaan Lainnya

Namun ada yang menarik, salah satu mokom milik FSPMI Purwakarta terlihat berbeda dari mokom lainnya, biasanya mokom menggunakan sejenis mobil kol bak, namun mokom FSPMI Purwakarta ini memakai mobil jenis truk, tidak tanggung-tanggung dibagian dalam boxnya dipasang AC supaya terasa nyaman.

Menurut sumber anggota FSPMI Purwakarta Pramono, pembuatan mokom ini sudah menghabiskan dana sebesar 450 juta dan untuk lebih menambah kegantengan mokom ini, kurang lebih membutuhkan sekitar 37 juta lagi untuk pemolesan bagian luarnya, sedangkan dana pembuatan mokom ini bersumber dari hasil iuran anggota.


Bukan kali ini saja FSPMI Purwakarta membuat mokom yang berbeda, sebelumnya mokom FSPMI Purwakarta menggunakan mobil jenis Land Cruiser sebagai penunjang dalam setiap aksi buruh.

Dalam aksinya kali ini ABJ menyerukan penolakan terhadap Omnibus law RUU Cipta Kerja yang rencananya akan mulai dibahas lagi di DPR setelah adanya penundaan, selain penolakan Omnibus law, buruh juga mengangkat isu-isu hangat perburuhan saat ini, seperti PHK masal dan pengurangan upah pekerja dampak pamdemi Covid-19.

Asep Rosid

Pos terkait