Cileungsi, KPonline-Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti lingkungan PT. FSCM Manufacturing Indonesia, Minggu (27/9/2026). Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Perisai Al Muhajirin di perusahaan tersebut sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1449 H.
Acara yang digelar sebagai wujud kecintaan kepada Baginda Rasulullah SAW ini menghadirkan ulama kharismatik, Habib Sholeh Zein bin Abdullah Assegaf sebagai penceramah utama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta, meneladani akhlak, dan menghidupkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW di kalangan karyawan, keluarga, dan masyarakat sekitar perusahaan.
Peringatan Maulid Nabi kali ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi perusahaan. Tampak hadir Presiden Direktur PT. FSCM Manufacturing Indonesia, Ian Ali Ansyah, Direktur Sutarmin, jajaran manajemen, Ketua PUK SPAMK FSPMI PT. FSCM Manufacturing Indonesia, Kuszairi beserta seluruh pengurus, pleno, Garda Metal serta ratusan karyawan yang antusias datang bersama keluarga mereka.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan lantunan shalawat yang dibawakan oleh tim hadroh DKM Al Muhajirin, yang membuat suasana semakin syahdu dan penuh keberkahan.
Dalam ceramah dan tausiyahnya, Habib Sholeh Zein bin Abdullah Assegaf mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi sebagai momentum untuk memperbaiki diri.
“Maulid Nabi adalah momen untuk kita mengukur seberapa besar cinta kita kepada Rasulullah SAW. Cinta itu dibuktikan dengan mengikuti akhlaknya. Akhlak yang jujur, amanah, disiplin, dan peduli kepada sesama. Jika akhlak ini kita bawa dalam bekerja, maka kerja kita akan bernilai ibadah,” tutur Habib Sholeh dalam tausiyahnya.
Ia juga menguraikan secara mendalam tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW sejak kecil hingga menjadi pemimpin umat, yang penuh dengan nilai-nilai kesabaran, keuletan, dan kasih sayang. Sunnah-sunnah beliau yang sederhana namun penuh makna juga disampaikan agar dapat diamalkan oleh para karyawan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya sarat dengan nilai spiritual, acara ini juga diwujudkan dalam aksi nyata kepedulian sosial. Panitia juga menyelenggarakan santunan untuk puluhan anak yatim dari lingkungan sekitar perusahaan dan yayasan Dua Puluh April. Santunan diserahkan secara simbolis oleh Presiden Direktur, Direktur, Habib Soleh dan Ketua PUK SPAMK FSPMI PT. FSCM sebagai bentuk kasih sayang dan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua DKM Perisai Al Muhajirin, Rahman Setiadi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang didukung penuh oleh manajemen dan serikat pekerja.
“Kami ingin membangun keseimbangan antara produktivitas kerja dan pembinaan rohani. Alhamdulillah, kolaborasi antara DKM, manajemen, dan PUK SPAMK FSPMI PT. FSCM berjalan sangat baik. Antusiasme karyawan luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu dalam sambutannya, perwakilan pengurus PUK SPAMK FSPMI PT. FSCM, Rianto mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi dan membangun hubungan industrial yang harmonis dan religius.
“Kami dari PUK SPAMK FSPMI PT. FSCM mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Semoga dengan peringatan Maulid ini, keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT semakin meningkat, dan hubungan antara pekerja dan pengusaha semakin harmonis,” ungkap Rianto.
Acara ditutup dengan doa bersama oleh Ustadz H. Komarudin Ibrahim untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan PT. FSCM Manufacturing Indonesia serta seluruh karyawannya. Para karyawan pun tampak antusias dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Sebagai informasi, PT. FSCM Manufacturing Indonesia yang berlokasi di Jl. Raya Narogong Km 15 Pangkalan 6, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang produksi rantai sepeda motor dan komponen otomotif lainnya yang telah menjadi bagian penting dari rantai pasok industri otomotif di Indonesia.