Wonogiri, KPonline – Selama 15 hari, Lapangan Sepak Bola Pracimantoro berubah menjadi ruang kebersamaan masyarakat. Bukan hanya pertandingan yang tersaji, tetapi juga gotong royong, hiburan, geliat UMKM, hingga kepedulian sosial.
Semangat itu terlihat dalam Pakari Cup 2 Tahun 2026, turnamen sepak bola open yang berlangsung 12–27 September 2026. Sebanyak 16 tim dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta ambil bagian.
Pertandingan berlangsung lancar dan menjunjung sportivitas. Antusiasme masyarakat juga tinggi. Setiap laga mampu menarik penonton dari Pracimantoro dan wilayah sekitar untuk memadati lapangan.
Pakari Cup 2 terselenggara berkat dukungan Paguyuban Keluarga Wonogiri (Pakari) di Jakarta maupun berbagai daerah, Pemerintah Kabupaten Wonogiri, pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa Pracimantoro, kepolisian, Koramil 13/Pracimantoro, sponsor, serta berbagai pihak.
Semangat gotong royong juga datang dari internal panitia. Sebagian kebutuhan kegiatan bahkan ditopang melalui dana patungan agar turnamen tetap berjalan.
Pembukaan dilakukan Ketua Sonjo Konco Pakari Agus Heryawan Effendi, S.E., M.M., bersama Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono, S.H., dan Plt. Camat Pracimantoro Agustina Wulandari, S.Ak. Penutupan dilakukan Ketua Pakari Leles Sudarmanto bersama Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.
Pada laga final, dua tim lokal, Pracimantoro Putra dan Persetama Gedong Pracimantoro, harus menentukan juara melalui adu penalti. Persetama Gedong akhirnya keluar sebagai pemenang.
Namun, bagi panitia, kemenangan Pakari Cup 2 bukan sekadar milik sang juara. Turnamen ini sejak awal dirancang agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Dari hasil kegiatan, Rp5 juta dialokasikan untuk pembangunan lima masjid, sekitar Rp30 juta menjadi dana cadangan/modal kegiatan berikutnya, dan Rp10 juta untuk perbaikan lapangan, di samping kebutuhan kegiatan dan honorarium panitia. Bantuan air bersih juga menjadi bagian dari kepedulian sosial kegiatan.
Masyarakat yang hadir pun mendapatkan hiburan sekaligus kesempatan memperoleh doorprize dari sponsor. Hadiahnya antara lain uang tunai dengan total hingga Rp6 juta, kulkas, televisi, mesin cuci, dan berbagai hadiah lainnya melalui kupon yang diperoleh dari tiket masuk.
Ketua Panitia Pakari Cup 2 Wahyu Widayat, S.Pd., didampingi Wakil Ketua Noor Arisyah Pratomo, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejak awal tidak semata-mata mengejar keuntungan. “Kami memberdayakan semuanya dalam event ini,” katanya
Lebih lanjut ia mengatakan sepak bola bukan tentang menang kalah, “Pakari Cup 2 menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang menang dan kalah. Di balik pertandingan, ada kebersamaan, gotong royong, ekonomi masyarakat, dan kepedulian yang terus bergerak,” pungkasnya.