Tegal, KPonline – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama LO Norway kembali menggelar kegiatan Training Organizing di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Pelatihan berlangsung Senin – Rabu, 10–12 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan kader dari dua federasi serikat pekerja, yaitu Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Nasional (SPN).
Salah satu pemateri utama dalam pelatihan ini adalah Olav Andresen, Senior Adviser LO International Department. Dalam sesi materi Komunikasi Persuasif dan Strategi Rekrutmen, Olav menegaskan pondasi utama gerakan serikat pekerja.
“Yang terpenting dalam gerakan serikat adalah anggota. Tanpa anggota yang kuat, sadar, dan aktif, serikat tidak akan memiliki kekuatan untuk berunding dan berjuang”, tegas Olav Andresen.
Olav menjelaskan, strategi rekrutmen yang efektif harus dimulai dari membangun komunikasi persuasif di tempat kerja. Pendekatan one-on-one, mendengarkan keluhan pekerja, dan menunjukkan manfaat konkret dari keanggotaan serikat menjadi kunci untuk menarik anggota serikat pekerja baru.
Ia juga membagikan pengalaman LO Norway dalam menjaga dan meningkatkan keanggotaan di tengah tantangan PHK, otomasi, dan sistem kerja kontrak.
Materi dari Olav Andresen mendapat respon antusias dari peserta. Banyak pertanyaan dan diskusi terkait cara menghadapi penolakan dari manajemen, membangun tim organizing di pabrik, hingga menjaga loyalitas anggota.
Pelatihan ini merupakan bagian dari kerja sama KSPI dan LO Norway untuk memperkuat kapasitas kader. Dengan bekal komunikasi persuasif dan strategi rekrutmen, diharapkan 25 peserta dari FSPMI dan SPN dapat kembali ke perusahaan masing-masing untuk memperluas basis dengan peningkatan densitas dan membentuk PUK baru.
Dalam kesempatan ini Olav berbagi informasi terkait pergerakan LO di Norwegia dengan harapan bisa menjadi motivasi untuk melakukan rekrutmen anggota dan meningkatkan peran serikat pekerja terhadap keberlangsungan negara. (Yanto)