Kunker Pimpinan Cabang SPAMK FSPMI Purwakarta ke PUK Kyokuto

Kunker Pimpinan Cabang SPAMK FSPMI Purwakarta ke PUK Kyokuto

Purwakarta, KPonline-Pimpinan Cabang (PC) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Purwakarta melakukan kunjungan kerja (Kunker) sekaligus konsolidasi ke Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAMK FSPMI PT Kyokuto. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, di pelataran PT Kyokuto.

Kunker dan Konsolidasi ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan organisasi. Sejumlah persoalan hubungan industrial yang tengah dihadapi pekerja PT Kyokuto turut menjadi pembahasan, mulai dari komunikasi antara manajemen dan pengurus serikat, Perjanjian Kerja Bersama (PKB), persoalan upah, hingga penguatan solidaritas anggota.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Ade Supyani sebagai Ketua PC SPAMK FSPMI Purwakarta menyampaikan bahwa komunikasi antara pihak manajemen dan pengurus serikat dinilai masih perlu diperbaiki agar hubungan industrial dapat berjalan lebih harmonis.

Ade mengungkapkan, perangkat telah menyampaikan persoalan internal yang terjadi antara pekerja dan manajemen PT Kyokuto kepada Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), termasuk persoalan terkait PKB dan perselisihan upah.

Ia menjelaskan, masih terdapat pekerja yang menerima upah mendekati Upah Minimum Kabupaten (UMK). Karena itu, pihak serikat berupaya mendorong proses mediasi dengan pihak owner atau sacho melalui Disnaker.

“Dari awal sudah dilakukan segala upaya. Kami sedang berupaya memperjuangkan upah yang tadinya UMK menjadi UMSK,” ujar Ade.

Ade juga menyoroti persoalan dispensasi yang menurutnya masih dipersulit dan dibatasi oleh manajemen. Ia mengingatkan anggota agar tetap menjaga kekompakan dan solidaritas dalam menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Kemudian kata Ade, perjuangan organisasi tidak hanya membutuhkan keberanian, tetapi juga integritas.

“Bekerjalah dengan sebaik-baiknya. Intinya adalah memperbaiki diri dan menjaga kekompakan,” pesan Ade kepada anggota.

Sementara itu, Elvan Septian yang juga merupakan pengurus PC SPAMK FSPMI Purwakarta menyampaikan pentingnya membuka ruang komunikasi langsung dengan pihak perusahaan. Ia berharap owner dapat hadir dalam forum diskusi atau mediasi bersama PUK dan Perangkat Cabang.

Menurutnya, dialog secara langsung diharapkan dapat menjadi salah satu jalan untuk mencari solusi atas persoalan yang berkembang di lingkungan perusahaan.

Pesan serupa pun disampaikan pengurus PC SPAMK FSPMI Purwakarta lainnya, Heri alias Tukul. Ia menekankan pentingnya integritas dalam bekerja, solidaritas antar anggota, serta peningkatan kinerja sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang baik dengan manajemen.

Ia mendorong para pekerja untuk memberikan kontribusi positif melalui peningkatan produktivitas dan berbagai gagasan perbaikan di tempat kerja, salah satunya melalui penerapan kaizen.

Ia mengungkapkan, hubungan yang baik dengan manajemen perlu dibangun melalui komunikasi, kinerja, dan kontribusi nyata dari pekerja.

Sementara itu, Yossi, masih dari pengurus PC SPAMK FSPMI Purwakarta menekankan pentingnya penguatan organisasi. Ia mengajak anggota untuk mengubah cara pandang terhadap hubungan antara serikat pekerja dan manajemen.

“Manajemen bukanlah rival kalian. Tujuan berserikat adalah meningkatkan kesejahteraan. Serikat bukan rival, tetapi mitra,” tegasnya.

Ia menambahkan, perjuangan organisasi membutuhkan proses panjang, kerja keras, serta kekompakan seluruh anggota agar organisasi dapat tumbuh semakin kuat dan mampu memperjuangkan kepentingan pekerja secara konsisten.

Mewakili PUK Kyokuto, Hendra menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan konsolidasi yang dilakukan perangkat FSPMI Purwakarta bersama PUK Hino.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi jajaran pengurus maupun anggota PUK Kyokuto.

“Harapannya kami mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari perangkat. Terima kasih atas masukan, saran, dan kritiknya. Semoga kami bersama-sama menjadi lebih baik,” ujar Hendra.

Konsolidasi ditutup dengan semangat untuk terus memperkuat organisasi, meningkatkan solidaritas, menjaga integritas dalam bekerja, serta membangun komunikasi yang lebih baik antara pekerja, serikat pekerja, dan manajemen.

Bagi PUK Kyokuto, pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat barisan dan meningkatkan kapasitas organisasi dalam menghadapi berbagai persoalan hubungan industrial ke depan.

Pos terkait