Bogor, KPonline – PUK SPAI FSPMI PT. Indomarco Prismatama Bogor menggelar konsolidasi anggota selepas salat Jumat di lingkungan perusahaan, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi dan persiapan menghadapi perjuangan upah tahun 2027.
Dalam konsolidasi tersebut, jajaran pengurus PUK menyampaikan perkembangan perjuangan upah sekaligus membangun kesiapan mental anggota menghadapi tahapan perjuangan yang akan dilakukan organisasi.
Wakil Ketua Bidang Infokom PUK SPAI FSPMI PT. Indomarco Prismatama Bogor, Marco, menjelaskan bahwa sesuai instruksi KSPI dan DPP FSPMI, pimpinan organisasi saat ini masih melakukan berbagai upaya komunikasi dan lobi kepada pemerintah agar kebijakan pengupahan dapat berpihak pada kepentingan pekerja.
Menurut Marco, DPP FSPMI masih menahan pergerakan massa atau aksi-aksi hingga akhir September. Apabila upaya lobi tersebut belum menghasilkan keputusan yang sesuai dengan harapan pekerja, maka mulai Oktober 2026 berbagai aksi perjuangan akan kembali dilakukan secara bertahap, dimulai dari daerah-daerah.
“Perjuangan upah 2027 bukan perjuangan yang mudah. Karena itu, kita harus mempersiapkan mental, memperkuat kesolidan dan memastikan seluruh anggota memahami arah perjuangan organisasi,” ujar Marco dalam konsolidasi tersebut.
Dalam perjuangan upah 2027, tuntutan yang disosialisasikan kepada anggota adalah kenaikan upah sebesar 7,5 persen hingga 9,5 persen. Selain persoalan kenaikan upah, perjuangan juga mencakup penolakan terhadap ketentuan kompensasi PHK sebesar 0,5 yang berdasarkan ketentuan PP35/21.
Sementara itu, Bendahara PUK SPAI FSPMI PT. Indomarco Prismatama Bogor, Imam, menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya dibangun melalui jumlah anggota, tetapi juga melalui konsistensi dan kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban organisasi.
Menurutnya, terdapat dua hal penting yang harus diperkuat, yaitu ketaatan terhadap COS (check-off system) serta memaksimalkan kekuatan massa.
“Kekuatan organisasi dibangun dari dua hal, yaitu ketaatan COS. Dengan COS yang stabil, perjuangan organisasi akan semakin maksimal. Selain itu, kita juga harus memaksimalkan kekuatan massa. Kalau keduanya berjalan bersama, organisasi akan semakin kuat,” tegas Imam.
Konsolidasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman anggota sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tahapan perjuangan upah 2027. Kesolidan, kedisiplinan dan kesiapan massa menjadi bagian penting dalam menentukan kekuatan organisasi dalam setiap agenda perjuangan.
PUK SPAI FSPMI PT. Indomarco Prismatama Bogor menegaskan bahwa perjuangan upah bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus, tetapi merupakan perjuangan bersama seluruh anggota. Karena itu, konsolidasi akan terus dilakukan agar seluruh anggota memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama dalam menghadapi setiap tahapan perjuangan.