TTM PUK SPAMK FSPMI MTM, Perkuat Kapasitas Kader dan Semangat Aktif Berorganisasi

TTM PUK SPAMK FSPMI MTM, Perkuat Kapasitas Kader dan Semangat Aktif Berorganisasi

Bekasi, KPonline – PUK SPAMK FSPMI PT.Menara Terus Makmur (MTM) menggelar agenda Training of Trainer Modul (TTM) pada Sabtu, 26 September 2026, bertempat di Hotel Metland Tambun, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang bekerja sama dengan DTDA. Agenda tersebut menghadirkan Yolanda Pragita sebagai narasumber.

Training of Trainer Modul merupakan kegiatan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas peserta agar tidak hanya mampu memahami materi yang diberikan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menyampaikan dan mentransfer pengetahuan tersebut kepada anggota maupun peserta lainnya.

Dengan demikian, TTM diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk membangun kader-kader organisasi yang memiliki kemampuan komunikasi, pemahaman materi, serta keterampilan dalam menyampaikan pengetahuan secara efektif.

Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam proses penguatan organisasi, karena keberlangsungan perjuangan serikat pekerja membutuhkan kader yang mampu berbagi pengetahuan dan terus mengembangkan kapasitas anggota.

Turut hadir dalam agenda tersebut Ketua PUK SPAMK MTM, Dian Hermansyah, S.Kom. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak hanya mengikuti kegiatan sebagai formalitas, tetapi mampu mengambil peran aktif dalam setiap proses organisasi.

Ada satu pernyataan yang disampaikan Dian Hermansyah yang menarik perhatian peserta sekaligus memiliki makna mendalam.

“Diamnya seorang aktivis adalah bentuk pengkhianatan.” kata Dian

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa menjadi seorang aktivis bukan sekadar memiliki status sebagai anggota organisasi. Seorang aktivis harus berani mengambil peran, menyampaikan gagasan, mengikuti proses perjuangan, serta memberikan kontribusi nyata bagi organisasi.

Keaktifan anggota menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun organisasi yang solid. Karena itu, melalui TTM ini diharapkan semakin banyak kader yang memiliki kapasitas sekaligus kemauan untuk berbagi pengetahuan dan menggerakkan anggota lainnya.

Sebab organisasi yang kuat bukan dibangun oleh mereka yang hanya hadir, tetapi oleh mereka yang mau belajar, bergerak, dan mengambil bagian dalam perjuangan.

Penulis : Hendriyana

Editor : Yanto