Tenaga Kerja Asing di Riau Menjamur, Menaker Diam saja

  • Whatsapp

Jakarta,KPOnline – Serbuan tenaga kerja asing ilegal rupanya sudah tidak dapat ditahan masuk di Indonesia dan jumlahnya sudah puluhan ribu . Hal ini terbukti dengan data data yang didapat oleh Partai Gerindra dari para kadernya didaerah daerah .

Untuk menghindari pengawasan yang ketat dari imigrasi dan dinas Pengawas Ketenaga Kerjaan ,biasanya tenaga kerja asing ilegal yang low skill masuk lewat jakarta dan Bali dengan visa turid lalu menyebar ke daerah daerah remote area dimana terdapat Pabrik Pabrik seperti sawit ,karet dan perusahaan perusahaan pertambangan

Bacaan Lainnya

IMG-20160412-WA0071
Seperti diprovinsi Riau Partai Gerindra mendapatkan laporan dari kader nya yang menjadi anggota dewan provinsi dan kebetulan ada Organisasi Serikat Pekerja yang ribuan anggotanya bekerja di industri pulp and paper serta perkebuna. Sawit terancam di PHK Dan akan dihentikan dengan TKA ilegal .

Langkah langkah anggota dewan provinsi Riau dari Partai Gerindra yang menerima laporan langsung memanggil Kepala dinas Ketenaga Kerjaan untuk melakukan hearing dengan Dinas tenaga kerja Riau meminta data terkait jumlah TKA yang bekerja di Provinsi Riau dan Kadis Naker Riau tidak bisa memberikan data tersebut .

Hal ini tentu patut dicurigai adanya Mafia didisnaker Riau yang membiarkan adanya TKA low skill yang disinyalir berkewarganegaraan RRC menjadi buruh diprovinsi Riau .

Hal yang sangat menarik di Provinsi Riau adalah tumbuhnya Organisasi Serikat Pekerja yang sebenarnya tidak ada anggotanya dan tidak terdaftar disnakertrans serta terdaftar disnakertrans tapi tidak ada anggotanya banyak melakukan permainan dana bansos Provinsi Riau

Karena itu Gerindra mendesak Depnaker melakukan verifikasi terhadap jumlah TKA Ilegal di Riau serta Organisasi Organisasi Serikat Pekerja di Riau .

Hal ini penting agar kesempatan untuk masyarakat Riau dan Indonesia bisa memasuki lapangan kerja yang tersedia di Riau .Dan Verifikasi Serikat Pekerja juga penting agar tidak ada penyelewengan dana bansos Provinsi Riau atas nama Serikat Pekerja jadi jadian .

Dan DPP Partai Gerindra mengapresiasi kepada kadernya yang duduk dikomisi yang membidangi Ketenaga kerjaan yang sangat response terhadap persoalan tenaga kerja di Riau .,DPP Partai Gerindra juga memerintahkan Fraksi Gerindra di DPRD Riau agar meminta untuk membentuk Pansus DPRD Riau untuk membahas persoalan TKA Ilegal di Riau

Jakarta 11 April 2016

Arief Poyuono
Waketum DPP Gerindra

Dan Juga Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu

Pos terkait