Seperti Inilah Gambaran Film Independen – Gerakan Politik Rakyat

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Banyak orang yang penasaran tentang keberadaan film dokumenter Independen – Gerakan Politik Rakyat. Masyarakat memberikan respon yang positif.

Terkait dengan itu, si pembuat film, Andi Superi angkat bicara. Menurutnya, masyarakat jangan menonton jika memiliki harapan film itu seperti sinetron atau tayangan entertainment.

Bacaan Lainnya

“Pasti kecewa jika berharap film ini seperti sinetron atau jenis tontonan entertainment lainnya. Jadi jangan nonton kalau ekspektasinya begitu,” katanya.

Film ini, lanjut Andi, hanya menangkap realitas masyarakat dari berbagai kalangan yang sedang melakukan gerakan politik untuk melakukan perubahan di daerahnya. Gagasan kesadaran politik yang selama ini selalu diwacanakan oleh kaum elite.

“Film ini hanya menangkap realitas. Bagaimana tukang kue pancong, tukang ketoprak, komunitas difabel, buruh, petani, nelayan, guru honorer, dan mayarakat biasa lainnya melakukan sebuah gerakan politik. Gerakan yang didorong oleh harapan tentang perubahan daerahnya. Sebuah kesadaran politik yang selama ini selalu jadi wacana kaum elit. Di sini, mereka tidak sedang berwacana. Mereka sedang menjalaninya,” papar Andi.

“Ada banyak air mata? Ya. Ada banyak pengorbanan? Ya. Tapi sekali lagi bukan sinetron,” sambungnya. dia berharap, film ini bisa saling menginspirasi.

Kisah Perjuangan Relawan 

Terpisah, Obon Tabroni menilai, perjuangan relawan selama ini sangat luar biasa. Menurutnya, sudah banyak yang telah dikorbankan oleh para relawan mulai dari proses pengumpulan KTP sebagai syarat dukungan maju melalui jalur independen, hingga saat ini.

Salah satu buah kreatif yang dilakukan oleh relawan salah satunya adalah dengan membuat film dokumenter.

Namun demikian, Obon mengaku tidak mengetahui isi filmnya seperti apa.

“Saya juga gak tahu (isi film). Saya juga penasaran bagaimana isi filmnya. Saya kan emang gak dibolehin nonton dulu. Katanya gak seru kalau saya nonton duluan,” tuturnya.

Namun dikatakan Obon, garis besar film ini akan berisi tentang tentang perjuangan relawan dari awal samai proses pelolosan kemarin. Apa yang dilakukan relawan tersebut dinilainya sebagai pendidikan politik yang baik untuk masyarakat Kabupaten Bekasi. Selain itu, gagasan pentingnya dari film ini adalah bagaimana kita bisa berpartisipasi dalam politik, sesuai kemampuan dan bakatnya masing-masing. Film ini dengan sendirinya menunjukan bahwa berpolitik bisa menyenangkan.

“Saya percaya ini akan menjadi pendidikan politik yang baik. Terutama bagi generasi muda. Di mana, berpolitik tak melulu harus elitis dan kaku,” pungkasnya. (Red)

Pos terkait