Sambutan Riden Hatam Azis Dalam Musda 3 Garda Metal kota Cilegon

Sambutan Riden Hatam Azis Dalam Musda 3 Garda Metal kota Cilegon

Cilegon, KPonline-Musyawarah Daerah (Musda) III Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Cilegon resmi digelar hari ini, Minggu (27 September 2026). Diruang rapat diskominfo kota Cilegon.

Sebagai momentum krusial untuk membakar semangat perjuangan dan memperkokoh barisan. Musda bukan sekadar agenda rutin tahunan atau pergantian kepengurusan belaka. Melainkan panggung evaluasi, perapihan barisan, dan penegasan arah perjuangan Garda Metal FSPMI Cilegon ke depan.

​Mengusung tema tegas “Bersama Dalam Persatuan, Bergerak Dalam Perjuangan”. Musda III ini menegaskan kembali bahwa persatuan adalah benteng utama organisasi.

Seberat apa pun tekanan dan tantangan yang menghadang pekerja, semua akan ditumbangkan jika seluruh anggota berdiri rapat, saling menguatkan, serta menaruh kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Garda Metal bukan sekadar tentang siapa yang berdiri di depan, melainkan tentang gerak serempak satu kekuatan yang tak tertandingi!

​Dalam Musyawarah Daerah Garda Metal Cilegon ini, mewakili DPP FSPMI Riden Hatam Azis menyampaikan 3 pesan instruktif dan tegas yang wajib diresapi oleh seluruh kader Garda Metal Cilegon:

1. ​Jangan pernah biarkan karakter personal merusak atau merubah peraturan organisasi! Aturan dan hukum organisasi adalah panglima yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap kader tanpa terkecuali.

2. ​Jaga ketat komunikasi struktural dan pilar-pilar organisasi! Kekuatan FSPMI terletak pada komando yang solid dan koordinasi yang presisi di setiap tingkatan.

3. ​Kaderisasi wajib berjalan tepat sasaran—tempatkan orang yang tepat sebagai pemimpin! Organisasi hanya akan tangguh jika dipimpin oleh ksatria yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen penuh.

​Musda III ini menjadi titik balik untuk memperkuat solidaritas, menggembleng kapasitas anggota, memantapkan koordinasi, dan membangun Garda Metal Cilegon yang jauh lebih solid dan disegani.

Seluruh peserta diajak untuk melangsungkan persidangan secara tertib, demokratis, dan berjiwa ksatria.

Perbedaan pandangan adalah dinamika demokrasi, namun persatuan dan solidaritas adalah harga mati yang tidak bisa ditawar!
​
Melalui keputusan-keputusan strategis yang lahir dari Musda III ini, Garda Metal Kota Cilegon dipastikan siap berdiri di baris terdepan: Selalu Siap, Sigap, dan Tanpa Ragu mengawal setiap aksi serta perjuangan FSPMI demi kesejahteraan kaum buruh!