Morowali, KPonline — Kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah anggota, tetapi juga oleh seberapa akurat data dan seberapa kuat soliditas di dalamnya.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian PUK SPLP FSPMI PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industry (GCNS) dalam diskusi internal terkait data dan jumlah anggota yang dilakukan pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Dalam pembahasan tersebut, Ketua PUK SPLP FSPMI PT GCNS, Randy H.S. menyampaikan bahwa data anggota yang tercatat hingga saat ini masih perlu dilakukan verifikasi dan pemutakhiran.
“Pemutakhiran diperlukan agar data organisasi dapat tersusun secara akurat dan selaras dengan data yang tercatat di perusahaan,” kata Randy.
Pendataan ulang akan dilakukan terhadap anggota aktif maupun tidak aktif di seluruh departemen yang berada di bawah naungan GCNS. Selain itu, pengurus juga akan melakukan inventarisasi terhadap anggota yang sudah tidak aktif, telah mengundurkan diri (resign), maupun yang mengalami perpindahan divisi.
Pemutakhiran data diharapkan tidak sekadar menghasilkan angka yang akurat, tetapi juga menjadi dasar bagi PUK SPLP-FSPMI GCNS dalam mengukur kekuatan organisasi, menyusun program kerja, serta memastikan komunikasi dan pelayanan terhadap anggota berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus PUK SPLP FSPMI GCNS juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kekompakan dan soliditas organisasi.
Pengurus berkomitmen untuk saling mendukung dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, menjaga komunikasi, serta mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
Dengan data yang tertib dan kepengurusan yang solid, PUK SPLP FSPMI PT. GCN6 berharap organisasi semakin kuat, terukur, dan mampu menjalankan tanggung jawabnya secara bersama-sama demi kepentingan anggota. (Yanto)