Bogor, KPonline – PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama Bogor kembali menggelar konsolidasi rutin bersama pengurus dan anggota selepas salat Jumat di lingkungan perusahaan, Jalan Alternatif Sentul Km 45, Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jumat (2/10/2026).
Konsolidasi rutin tersebut menjadi salah satu upaya PUK dalam menjaga komunikasi, memperkuat kekompakan, serta membangun kesolidan antara pengurus dan anggota. Suasana konsolidasi terlihat penuh kebersamaan, dengan pengurus dan anggota yang berada di lingkungan DC mengikuti kegiatan dengan antusias.
Kegiatan konsolidasi dipimpin oleh Ketua Bidang Informasi, Komunikasi, Aksi dan Media (Infokom) PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama Bogor, Dede Jayana.
Dalam kesempatan tersebut, Dede Jayana menyampaikan hasil perjuangan dan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan FSPMI di DPRD Provinsi Jawa Barat pada Kamis (1/10/2026).
Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari perjuangan FSPMI yang diikuti oleh elemen pekerja dari berbagai daerah. Aksi serupa juga dilaksanakan di sejumlah provinsi sebagai bentuk penyampaian aspirasi kaum buruh kepada pemerintah.
Menurut Dede, dalam audiensi antara perwakilan serikat pekerja dengan pihak DPRD Provinsi Jawa Barat, aspirasi dan tuntutan yang disampaikan oleh kaum buruh mendapat tanggapan dari pihak legislatif.
“Dalam audiensi, pihak DPRD Provinsi Jawa Barat menyambut dan menerima aspirasi yang disampaikan oleh kaum buruh. Aspirasi tersebut akan disampaikan dan diteruskan ke DPR RI,” jelas Dede Jayana.
Ia menegaskan bahwa hasil perjuangan tersebut perlu disampaikan kepada anggota agar seluruh pekerja mengetahui perkembangan perjuangan organisasi. Konsolidasi juga menjadi sarana untuk menjaga komunikasi serta menyatukan pemahaman di antara pengurus dan anggota.
Bagi PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama Bogor, konsolidasi rutin bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, menyampaikan informasi perjuangan, serta memastikan anggota tetap memahami arah perjuangan serikat pekerja.
Dengan komunikasi yang terjaga dan kekompakan yang terus dibangun, organisasi diharapkan semakin kuat dalam menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan serta memperjuangkan kepentingan anggota dan keluarganya. (Asep Lili Mulyadi)