Monumen Omah Buruh Bekasi Bergerak Tertancap Tegap di Atas Jembatan

Bekasi, KPonline – Bicara tentang pergerakan buruh Bekasi pasti teringat dengan suatu tempat yang disebut omah buruh yang terletak di Jembatan penghubung antara kawasan Industri EJIP di Kecamatan Cikarang Selatan dengan Kawasan industri MM 2100 di Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi.

Ya, omah buruh menjadi icon perjuangan buruh Bekasi dalam mewujudkan kesejahteraan yang berdiri sejak 12 Februari 2012 hingga 4 Oktober 2023. “Kurang lebih 11 tahun omah buruh berdiri menjadi icon perjuangan buruh Bekasi, melahirkan ratusan unit kerja, puluhan ribu buruh tanpa status terangkat menjadi pekerja tetap dan lainnya,” kenang Slamet.

Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan (13/5/2024) relokasi omah buruh di lakukan atas dasar kesepemahaman pimpinan organisasi FSPMI dengan pemerintah Kabupaten Bekasi. Dalam kesempatan lain pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdhan mengatakan bahwa ia mengakui omah buruh yang berdiri 10 tahun belakangan ini merupakan icon perjuangan buruh Bekasi.

“Omah buruh sudah menjadi icon perjuangan kawan-kawan buruh Bekasi, maka kami melakukan relokasi atas kesepakatan bersama pihak buruh, pengelolaan kawasan dan pemerintah Kabupaten Bekasi,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa relokasi adalah keinginan pemerintah kabupaten Bekasi untuk memanusiakan pusat aktivitas pekarja. “Kami ingin pusat aktivitas pekerja lebih layak sehingga buruh dan pemerintah kabupaten Bekasi dapat mewujudkan hubungan industrial Pancasila yang berkeadilan, yang akhirnya Kabupaten Bekasi menjadi contoh dalam membangun hubungan industrial yang harmonis di Indonesia,” ujar Dani Ramdan.

Terkait monumen omah buruh yang diminta Dani Ramdhan mengiyakan dan siap memfasilitasi. “Kita harus akui bahwa di jembatan ini pernah menjadi pusat aktivitas buruh dan ini bagian dari sejarah Kabupaten Bekasi, maka sudah sewajarnya ada penanda dalam bentuk prasasti atau monumen,” pungkasnya. (Yanto)