Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Lalu Lintas Padang Solok Lumpuh Total

Padang, KPonline – Bencana alam banjir lahar Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (11/5/2024) dini hari, menyebabkan puluhan orang meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan Banjir lahar dingin tersebut menerpa Kecamatan Sungai Pua dan kecamatan Canduang. Sementara tiga kecamatan lainnya dilanda banjir akibat tingginya intensitas hujan yaitu Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan Banuhampu dan IV Koto.

“Setidaknya ada 12 korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang bercampur abu vulkanik Gunung Marapi di Agam,” kata Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab dalam keterangannya Minggu (12/5/2024).

Selain korban jiwa, BPBD Provinsi Sumatera Barat masih melakukan pendataan rumah warga baik di Kabupaten Agam maupun Tanah Datar yang terdampak akibat banjir lahar dingin gunung Marapi.

Imbas dari kejadian tersebut BPBD juga melaporkan sejumlah ruas jalan nasional yang menuju Kabupaten Agam dan Tanah Datar dinyatakan tidak bisa dilalui.

Sementara dikutip dari laman resmi BPBD Provinsi Sumatera Barat akibat banjir lahar dingin gunung Marapi kerugian prasarana terdampak yaitu 84 unit rumah terdampak, 16 jembatan terdampak, dua fasilitas ibadah terdampak, dan 20 ha sawah terdampak.

Hingga berita ini dirilis kondisi lalu lintas dari Kabupaten Tanah Datar – Padang – Solok masih lumpuh total. Sementara untuk kondisi jalan di antar nagari masih lumpuh dibeberapa titik dan harus mencari jalan alternatif. (Yanto)