Tegal, KPonline – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama LO Norway menggelar kegiatan Training Organizing di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan direncanakan berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu, 10–12 Agustus 2026.
Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari dua federasi serikat pekerja, yaitu Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Nasional (SPN).
Memasuki hari kedua pelatihan, sesi dibuka dengan materi tentang kekerasan berbasis gender di dunia kerja yang disampaikan oleh Rusmiatun dari KSPI.
Dalam pemaparannya, Rusmiatun menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang aman dan setara bagi laki-laki maupun perempuan. Ia juga menegaskan sikap resmi KSPI terkait isu ini.
“KSPI tidak mentolerir segala bentuk pelecehan seksual di tempat kerja maupun di lingkungan organisasi”, kata Rusmiatun.
Materi ini mendapat perhatian besar dari peserta. Banyak yang aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara mengidentifikasi, mencegah, serta menindaklanjuti kasus kekerasan dan pelecehan di perusahaan.
Training Organizing ini merupakan bagian dari kerja sama KSPI dan LO Norway dalam rangka memperkuat kapasitas kader serikat pekerja. Melalui pelatihan, peserta dibekali strategi dan metode pengorganisasian untuk memperluas basis di perusahaan.
Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan peserta dari FSPMI dan SPN dapat kembali ke daerah dan perusahaan masing-masing untuk melakukan konsolidasi, membentuk PUK baru, serta meningkatkan densitas keanggotaan di setiap PUK. (Yanto)