Inilah Alasan PUK SPAMK FSPMI PT SAMI JF Mengikuti Pendidikan K3

Jepara, KPonline – Buruh yang tergabung dalam Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAMK FSPMI) PT. SAMI-JF mengikuti pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPAMK FSPMI) Kab/Kota Semarang,  Sabtu (05/10/2019).

Pendidikan K3 tersebut yang berlangsung di Hotel Siliwangi, Semarang diisi oleh Dewan pimpinan Pusat (DPP)  FSPMI dan Dewan Pengawas Ketenagakerjaan bidang K3 provinsi Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Serikat Pekerja mampu berperan aktif di dalam pengawasan dan pelaksanaan K3 di dalam perusahaan masing-masing anggota merupakan tujuan diadakannya pendidikan K3 tersebut.

Veno selaku Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Pendidikan PUK SPAMK FSPMI PT. SAMI-JF membenarkan hal tersebut

“Hari ini saya dan beberapa buruh PUK SPAMK FSPMI PT. SAMI-JF menghadiri kegiatan pendidikan K3 yang diselenggarakan oleh PC SPAMK FSPMI semarang. Kita bertolak menuju kota Semarang pukul 07.00 WIB tadi pagi,” kata Thomas Veno.

“Harapannya dengan mengikuti pendidikan K3 tersebut kita dapat mewujudkan K3 dalam perusahaan kita dan bisa membentuk tim Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3),” harap dari Thomas Veno.

P2K3 yang dimaksud dalam Permenaker RI Nomor PER.04/MEN/1987 merupakan badan pembantu di tempat kerja yang merupakan wadah kerjasama antara pengusaha dan pekerja untuk mengembangkan kerjasama saling pengertian dan partisipasi efektif dalam penerapan K3.

P2K3 mempunyai peran central di dalam menjamin kinerja K3 di tempat kerja dalam rangka memperlancar proses produksi. Jadi terduga ironis jika ada sebuah perusahaan yang menolak pembentukan P2K3, sementara perihal tersebut diatur dalam regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah. (Ded)

Pos terkait