21 Hari Keliling Pulau Sumatera, Obon Tabroni Akan Kunjungi Basis-basis FSPMI

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Deputi Presiden DPP FSPMI yang juga Ketua Umum PP SPAI FSPMI Obon Tabroni bersama beberapa kader FSPMI melakukan perjalanan panjang ke pulau Sumatera. Selama di pulau Sumatera, Obon berkunjung ke basis-basis FSPMI untuk mengadakan diskusi dan pelatihan, seperti di Aceh Singkil, Meulaboh, Banda Aceh, Medan, Labuan Batu, Riau, Bengkulu, dan Lampung.

Berdasarkan jadwal yang diterima koranperdjoeangan.com, perjalanan ini akan menghabiskan waktu selama 21 hari. Sejak hari Selasa 10 Oktober 2017 dan diperkirakan akan selesai pada tanggal 21 Oktober 2017.

Bacaan Lainnya

Jumat malam (13/10/2017), Obon dan rombongan sudah memasuki Provinsi Aceh. Selama di Aceh, rombongan akan melakukan konsolidasi dan pendidikan untuk anggota.

“Alhamdulillah setelah 72 Jam kami sampai di kota kecil kecamatan, 450 Km dari Banda Aceh. Disambut kawan-kawan buruh perkebunan. Kami ngobrol di kedai kopi tanpa Infocus tanpa sound. Sebagaian perusahaan kelapa sawit 60% milik asing. Mereka datang, kadang bakar hutan, buka perkebunan bayar upah murah, (ketika) tanah sudah tidak produktif tinggalin. Buruhnya banyak turun-temurun sejak kakeknya buruh kontrak dari Jawa,” tulis Obon Tabroni di akun facebooknya.

Obon Tabroni dan rombongan saat beristirahat di perbatasan Jambi – Riau, Kamis (12/10/2017), dalam perjalanan menuju Aceh.

Kehadiran pimpinan FSPMI ke beberapa daerah menjadi bukti, bahwa organisasi ini peduli dengan anggotanya. Pimpinan Pusat di Jakarta tidak berjarak dengan anggota di tingkat unit kerja. Bertatap mata dan berdiskusi untuk perbaikan ke depan.

Hal-hal seperti inilah yang akan menumbuhkan semangat dan gairah berorganisasi.

Sementara, pada saat yang bersamaan, kader FSPMI juga melakukan longmarch Surabaya – Jakarta untuk menyuarakan perbaikan jaminan kesehatan. Longmarch yang melintasi berbagai kota di pulau Jawa ini menautkan satu daerah dengan daerah yang lain. Semua bergerak, gegap gempita menyambut perjalanan ini.

Tentu kita berharap, kunjungan ke Sumatera ini akan semakin meneguhkan dan menguatkan persatuan kaum buruh.

Pos terkait