Tabulapot Menjadi Cara Menyalurkan Hobi Bercocok Tanam di Lahan Sempit

Bekasi, KPonline – Tidak ada kata terlambat untuk memulai bercocok tanam. Ada banyak pilihan cara dan sistem yang bisa kita gunakan untuk menanam. Kuta bisa menanam tanaman hias, tanaman sayur, atau tanaman berbuah. Nah, salah satunya adalah tabulampot.

Seperti halnya yang dilakukan pria yang satu ini untuk mengisi waktu di rumah ia mencoba menanam beberapa jenis tanaman seperti cabe, tomat, terong dan cukup lumayan hasilnya. “Memang belum bisa untuk dijual namun kalau hanya untuk kebutuhan sendiri lumayanlah,” kata pria warga Perum Asri Pratama, Cikarang Selatan, yang sangat suka dengan masakan terong ini, Sabtu (9/3/2024).

Istilah tabulampot merupakan singkatan dari tanaman buah dalam pot. Sesuai namanya, metode menanan tanaman ini juga dilakukan di dalam pot, khususnya untuk lahan-lahan yang sempit. Tanaman yang dibudidayakan berupa buah-buahan.

Buah-buahan yang biasa ditanam dengan tabulampot antara lain stroberi, mangga, kelengkeng, rambutan, apel, jeruk, jambu air, jambu biji, sawo, belimbing, alpukat, dan lain-lain. Sementara itu, dapat juga ditanami sayuran seperti terong, cabe, seledri, dan sebagainya.

Kelebihan tabulampot adalah perawatan yang terjamin diantaranya maksimal dalam pemenuhan nutrisi, kebutuhan air tercukupi, dan terkontrol dalam perawatan lainnya. Sebab, semua kegiatan bercocok tanam kita lakukan dalam pot tersebut.

“Tak hanya untuk di lahan yang sempit, tabulampot juga memiliki kelebihan bisa dipindah-pindahkan dengan mudah, walau merupakan tanaman buah-buahan, tabulampot juga bisa menghiasi pekarangan rumah, hasil panennya juga dapat kita nikmati sendiri atau dapat dijual kalau berlebih,” ungkapnya.

Meskipun hampir semua buah dan sayuran dapat ditanam, tidak semua bisa tumbuh dan berbuah secara optimal. Sebab, setiap tanaman buah memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Produksinya pun tak bisa sebanyak tanaman buah yang dirawat di lahan luas. (Yanto)