Bogor, KPonline – Sekolah Buruh #2 SPAMK FSPMI Bekasi terus menempa kader-kader pekerja agar tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki mental, solidaritas, dan keberanian untuk bergerak bersama.
Memasuki hari kedua pembelajaran tahap ketiga, Minggu (27/9/2026), kegiatan yang berlangsung di Villa Ratu, Pancawati, Bogor, tidak sekadar diisi dengan materi. Peserta juga diajak membangun kekompakan dan memperkuat rasa kebersamaan sebagai bagian dari gerakan serikat pekerja.
Berbagai aktivitas bersama dikemas untuk melatih komunikasi, kerja sama, dan kemampuan membangun hubungan antarpeserta. Dari proses tersebut, peserta didorong untuk memahami bahwa dalam perjuangan serikat pekerja, tidak ada ruang bagi sikap berjalan sendiri-sendiri.
Sebab, kekuatan pekerja bukan terletak pada seberapa hebat satu orang, tetapi pada seberapa kuat mereka berdiri bersama.
Kekompakan dan solidaritas menjadi modal penting ketika serikat pekerja berhadapan dengan berbagai persoalan di tempat kerja. Pengetahuan tentang hak-hak pekerja harus berjalan beriringan dengan kemampuan membangun organisasi yang solid dan memiliki keberanian untuk memperjuangkannya.
Melalui Sekolah Buruh #2, SPAMK FSPMI Bekasi berupaya membentuk pekerja yang tidak hanya cakap secara pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, keberanian, dan kemampuan bekerja dalam satu barisan perjuangan.
Apa yang dibangun di Pancawati tidak berhenti ketika kegiatan selesai. Semangat kebersamaan itu diharapkan dibawa kembali ke tempat kerja, menjadi energi untuk memperkuat organisasi, mendekatkan pengurus dengan anggota, serta membangun kesadaran bahwa setiap persoalan pekerja membutuhkan kekuatan kolektif.
Sekolah Buruh pada akhirnya bukan sekadar ruang belajar. Ini adalah ruang menempa kader, membangun kesadaran, dan menyiapkan generasi pekerja yang memahami bahwa hak tidak cukup hanya diketahui, tetapi harus diperjuangkan bersama.
Karena ketika pekerja bersatu, solidaritas menjadi kekuatan. Dan ketika kekuatan itu terorganisir, perjuangan tidak mudah dipatahkan.
Solidaritas, kekompakan, dan keberanian adalah bagian dari bekal perjuangan pekerja.