Sambut Ramadan, Pemdes Sukasari Adakan Bazar Daging Murah Untuk Bantu Warga

Bekasi, KPonline – Munggahan merupakan tradisi masyarakat muslim Sunda sebelum puasa. Munggahan berasal dari kata bahasa Sunda munggah yang artinya naik secara harfiah, atau bermakna naik ke bulan suci yang derajatnya lebih tinggi.

Untuk melestarikan tradisi munggahan, bertempat di gedung serbaguna, bersama para ketua RT dan RW, Muhamad Nursolehudin, S.Pd selaku Kepala Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mengadakan Bazar Daging Murah untuk masyarakat pada Sabtu (09/03/2024).

“Saya sediakan daging 1100 kg dengan kualitas bagus dan harga murah untuk warga Sukasari. Dan saya juga libatkan kader PKK desa untuk pelaksanaannya,” kata Lurah Edo, panggilan akrab kepala desa Sukasari saat ditemui Koran Perdjoeangan di lokasi.

Munggahan berasal dari kata bahasa Sunda munggah yang artinya naik secara harfiah, atau bermakna naik ke bulan suci yang derajatnya lebih tinggi.

Terlihat Eli Suheli sebagai ketua PKK Desa Sukasari dan kader posyandu sibuk melayani warga yang antri membawa kupon. “Saya ikut senang melihat antusias warga yang kebanyakan ibu-ibu, makanya saya tambahkan lagi 400 kg dan daging sedang dikirim ke sini,” ujar Eli Suheli yang juga istri Kades Sukasari.

Dalam kesempatan yang sama, Mohendra selaku Ketua RW setempat berharap program ini bisa dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, karena sangat membantu warga di Perumahan Mega Regency. “Alhamdulillah di saat harga daging naik, pak lurah mengadakan bazar daging murah untuk warga. Saya berharap tahun depan bisa diagendakan lagi,” harapan Monhendra selaku ketua RW blok P Perumahan Mega Regency.

Saat berita ini diturunkan, suasana di gedung serbaguna Sukasari masih terlihat ramai dengan antrian warga. (Supriadi)