Batam, KPOnline – Rapat kerja daerah FSPMI kota Batam, merupakan bagian dari amanat AD/ART FSPMI khususnya untuk pembentukan konsulat cabang FSPMI.
Selasa (22/9/2026), Bertempat di sekretariat bersama FSPMI kota Batam, rapat kerja daerah ini dilakukan. Yang dihadiri oleh Ketua DPW FSPMI Kepri, Suprapto, beserta jajarannya, ketua-ketua PC SPA dan juga pilar FSPMI kota Batam.
Dalam sambutannya ketua DPW FSPMI Kepri Suprapto mengatakan,” siapapun yang mengisi nanti menjadi ketua KC FSPMI Batam harus tetap jalan, dan harus bergerak demi perjuangan buruh, sejalan dengan agenda hari ini DPW FSPMI Kepri akan melakukan penambahan personil, tentu ini bagian dari perjuangan organisasi”.
Selain itu suprapto juga mengingatkan, “tahun ini merupakan tahun yang berat untuk kita, khususnya terkait upah dan juga UU ketenaga kerjaan yang baru”.
Tentu UU ketenagakerjaan yang baru nanti, apakah menguntungkan buruh atau malah sebaliknya. Hal ini juga berhubungan sekali dengan kejadian -kejadian saat ini, seperti yang terjadi PT.Yokohama, PT.Cartepillar dan yang terakhik PT.Ghimli. Bagaimana UU ketenagakerjaan yang ini bisa memberikan perlindungan dan kepastian hukum untuk pekerja yang di PHK secara sepihak dan di saat pengusaha kabur.
Suprapto mengingatkan, “hari ini sangat penting untuk menentukan masa depan perjuangan FSPMI kota Batam kedepan. Suprapto juga mengingatkan KC FSPMI Batam kedepan memiliki tugas berat mengingat UU Ketenaga kerjaan yang baru, hampir berdekatan dengan pembahasan upah buruh”.
Harapannya siapapun yang terpilih nanti, bisa memberikan perubahan dan pergerakan buruh yang lebih baik di Batam, tutupnya.