Presiden Partai Buruh Sampaikan Orasi Politik Pada Kampanye Terbuka Perdana

Bekasi, KPonline – Partai Buruh menggelar kampanye terbuka perdananya di Lapangan Wahana Cikarang, Sukadami, Cikarang Selatan, Bekasi, pada hari pertama pelaksanaan kampanye terbuka pada Minggu, 21 Januari 2024.

Pantauan koran perdjoeangan hadir dalam kampanye terbuka presiden partai buruh, Ir.H.Said Iqbal, ME., presiden FSPMI yang juga Mahkamah Partai Buruh, Riden Hatam Azis, S.H, Ketua Umum KEP FSPSI Bekasi, R. Abdullah, Caleg DPR-RI, Abdul Bais, SE, Amir Mahfudz, SE, Caleg DPD Provinsi Jawa Barat Dapil 9, Sarino, S.H.,M.H, Rudol, S.H, Caleg DPRD Kabupaten Bekasi diantaranya Ali Nurhamzah, Sulaeman, Roza Febrianti, Surohman, S.H., Edi Wahyono, S.H dan lainnya.

Presiden FSPMI sekaligus Mahkamah Partai Buruh Riden Hatam Azis dalam sambutannya mengatakan bahwa selangkah lagi partai buruh akan menang, kawal terus suara partai buruh.

Sementara ketua umum SP KEP FSPSI R. Abdullah dalam orasinya mengajak peserta kampanye memenangkan partai buruh, “Apakah partai yang kemarin kita dukung melegalkan omnibuslaw yang menyengsarakan buruh dan rakyat akan kita pilih kembali,” tanya Abdullah.

“Tidak ada cara lain kecuali menangkan partai buruh pada pemilu 24 Februari mendatang,” pungkasnya.

Pun demikian Presiden partai buruh Said Iqbal dalam orasinya mengawali dengan dengan ijin Allah, insya Allah partai buruh akan menjadi penguasa, Bupati Bekasi dari partai buruh.

“Riden Hatam Azis kita jadikan Bupati Bekasi dan R.Abdullah Wali Kota Bekasi, keduanya kader terbaik partai buruh,” kata Iqbal.

Lebih lanjut ia mengatakan menurut ajaran para rasul manusia tidak boleh menghamba pada manusia hanya boleh menghamba pada Tuhannya, kalau menghamba pada manusia berarti budak.

“Empat partai agama, lima partai nasionalis religius di Senayan melegalkan yang namanya outsourcing/perbudakan melalui omnibuslaw,” pungkasnya.

Data BPS menyampaikan 57,6 juta lebih masyarakat Indonesia adalah buruh dan Bekasi merupakan basis terbesar buruh, maka kita rebut kekuasaan dari Bekasi. Partai buruh pada pemilu 2034 bercita-cita presiden Indonesia lahir dari partai buruh.

“Lula Da Silva presiden yang lahir dari buruh, maka sebuah keniscayaan presiden Indonesia lahir dari partai buruh,” ungkap Iqbal.

Iqbal meminta para caleg dan seluruh buruh untuk melakukan konvoi sepulang kerja dengan membawa partai buruh. “Lakukan konvoi di kawasan-kawasan industri hingga pulang kerumah masing-masing dengan membawa bendera partai buruh, setelah itu lakukan sapa pemilih di lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (Yanto)