Pendidikan Dasar PUK SPEE FSPMI PT. Epson Indonesia Industry : Lebih Berkelas Lebih Cerdas

Bekasi, KPonline – PUK SPEE FSPMI PT Indonesia Epson Industry atau PUK Epson tengah mengadakan pendidikan dasar dengan tema “Lebih Berkelas, Lebih Cerdas” guna langkah baru dalam gerakan Serikat Pekerja. Agenda pendidikan ini bertempat di Big Meeting 2nd Floor PT. Indonesia Epson Industry, Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Minggu (12/5/2024).

Ketua Bidang Pendidikan PUK PT Epson Arif Sarifudin dalam sambutannya mengatakan bahwa pendidikan dasar sangat penting dilaksanakan guna memberikan pemahaman kepada anggota agar sadar dalam perjuangan. Bukan hanya tekad yang dibutuhkan, namun juga pemahaman dari setiap masalah yang dihadapi, seperti yang terbaru adalah tentang perjuangan upah minimum.

Bacaan Lainnya

Hal ini pun selaras dengan yang disampaikan oleh Slamet Abadi, Sekretaris PUK PT Epson merangkap sebagai Pengurus PC SPEE FSPMI Kab./Kota Bekasi mewakili Ketua PUK sekaligus Ketua Umum PP SPEE FSPMI H. Abdul Bais S.E.

“Bukti konkret dari perjuangan Serikat Pekerja PUK Epson adalah perjuangan upah minimum di Epson lebih dari UMK, kemudian dengan adanya perbaikan PKB, karena Serikat Pekerja tanpa PKB maka dianggap pecundang dan tidak dianggap. Jadi kawan-kawan jangan takut dalam berjuang, karena Serikat Pekerja menjadi organisasi yang sah secara hukum dan diakui oleh negara,” ungkap Slamet Abadi sekaligus membuka acara pendidikan dasar.

Pendas yang di hadiri oleh 58 peserta ini diisi dengan materi-materi dasar FSPMI yang disampaikan oleh tutor seperti Bagus Wirawan S.T., Kasworo Hadi Santoso S.S.T., dan perwakilan dari PC SPEE FSPMI Kab./Kota Bekasi Mujito S.H.

Hal ini sejalan dengan prinsip perjuangan yang sudah ditetapkan di dalam Rapat Pimpinan SPA FSPMI, ditambahkan pula pendidikan tentang politik sebagai dukungan terhadap Partai Buruh yang disampaikan oleh Purijan Karisman Daeli S.T,. yang juga Bendahara PUK PT Epson merangkap sebagai Birokrat PC EE FSPMI Kab./Kota Bekasi.

“Beberapa tahun terakhir kami dihadapkan oleh Covid-19 dan totalitas terhadap perjuangan politik (Partai Buruh) sehingga kami belum bisa maksimal dalam melaksanakan kewajiban kami untuk memberikan pendidikan dasar ke seluruh anggota. Namun sekarang kami sudah melakukan reschedulisasi dan akan mengadakan pendas per tiga bulan diiringi dengan pendidikan-pendidikan lain demi mencerdaskan anggota kami,” ujar Arif Sarifudin.

Foto : S Nando
Penulis : Dino

Pos terkait